Minggu, 23 Agustus 2026

Kota Medan Alami Penurunan Angka Stunting Tertinggi di Indonesia

Jumat, 28 Juni 2024 07:24 WIB
Kota Medan Alami Penurunan Angka Stunting Tertinggi di Indonesia
Wali Kota Bobby Nasution menyerahkan cenderamata kepada para narasumber saat pelaksanaan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester I Tahun 2024, di Hotel Grand Mercure, Kamis (27/6/2024). (Dok/Kominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Kota Medan mengalami penurunan angka stunting tertinggi di Indonesia dimana kini angka prevalensi stunting sebesar 5,8 persen. Hal ini patut diapresiasi. Penurunan angka stunting kerja bersama yang menjadi prioritas untuk mewujudkan Indonesia Emas.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bobby Nasution saat membuka Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester I Tahun 2024, di Hotel Grand Mercure. Diingatkannya, agar jangan berpuas diri. Berapapun kecilnya, masih ada angka, masih ada anak-anak yang stunting.

Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Medan Benny Iskandar, unsur TP PKK, pimpinan perangkat daerah, Tim Pakar Kasus Stunting, camat, dan lurah itu, dipesankannya agar kerja pencegahan dan penanganan stunting tetap dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Diingatkannya, perlu menjalin kolaborasi sinergis dengan berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda. Menurutnya, masalah stunting itu turut dipengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kondisi saat ini, banyak masyarakat kelas menengah ke bawah yang terjebak pinjaman dan judi online. Masalah ini rentan berefek pada upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Sebelumnya, Benny Iskandar melaporkan, diseminasi audit kasus stunting ini bertujuan menyampaikan hasil kajian kasus audit yang merupakan penajaman (rekomendasi) intervensi spesifik dan sensitif serta intervensi pencegahan yang dibutuhkan sesuai hasil kajian berdasar kelompok sasaran yang diaudit.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyampaikan hasil kajian dan rencana tindak lanjut kepada Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Medan. Diseminasi audit kasus stunting ini menghadirkan narasumber dr Christoffel DPL Tobing (Perkumpulan Obsteri dan Ginekologi Indonesia), Evi Berlian MPsi (Himpunan Psikologi Indonesia), Dr Hervina Sari Nasution MKed (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan Dr Esi Emilia MSi (Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia). (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru