Sabtu, 10 Oktober 2026

Kapolrestabes Medan Ajak Masyarakat Lakukan Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 05 Juni 2024 01:48 WIB
Kapolrestabes Medan Ajak Masyarakat Lakukan Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy John Marbun foto bersama dengan pengurus panti rehabilitasi narkoba wilayah Medan, di Rupatama Mapolrestabes, Senin (3/6/2024). (Dok/Polrestabes Medan)
Medan (buseronline.com) - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy John Marbun gelar temu ramah dengan pengurus panti rehabilitasi narkoba wilayah Medan, di Rupatama Mapolrestabes Medan.

Pertemuan itu bagian dari inisiatif untuk memperkuat kolaborasi antara pihak kepolisian dan lembaga rehabilitasi dalam menangani penyalahgunaan narkoba di Kota Medan.

Kapolrestabes Medan dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi panti rehabilitasi dalam proses pemulihan para korban penyalahgunaan narkoba. Teddy menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga rehabilitasi guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba.

“Kami sangat menghargai upaya keras yang telah dilakukan oleh pengurus panti rehabilitasi dalam mendukung para korban penyalahgunaan narkoba untuk pulih dan kembali ke masyarakat. Kerja sama antara kepolisian dan panti rehabilitasi sangat penting guna memutus rantai peredaran narkoba,” kata Kombes Teddy.

Kapolrestabes juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.

“Dukungan dari masyarakat sangat diperlukan. Dengan kerja sama yang solid, kita dapat menciptakan Medan yang bebas dari narkoba. Kita berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara semua pihak yang terlibat dalam penanganan penyalahgunaan narkoba di Medan,” harapnya.

Sementara, Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Jhon Sitepu jug dalam sambutannya menyebutkan bahwa perlunya penanganan Restorative Justice (RJ) dan bantuan untuk keluarga tidak mampu. Juga pendekatan RJ yang diadopsi oleh Polrestabes Medan dalam menangani kasus penyalahgunaan narkoba.

"RJ merupakan pendekatan yang berfokus pada pemulihan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba, dari pada sekadar memberikan hukuman. Pentingnya pendekatan ini untuk memberikan kesempatan kedua bagi para pengguna narkoba agar dapat pulih dan berkontribusi positif bagi masyarakat," ungkapnya.

Lanjutnya, pemerintah Sumut telah memberikan perhatian khusus terhadap keluarga tidak mampu yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Melalui berbagai program bantuan, pemerintah berusaha memastikan bahwa semua individu, termasuk yang berasal dari keluarga tidak mampu memiliki akses ke layanan rehabilitasi yang memadai. Program ini mencakup dukungan finansial dan fasilitas rehabilitasi gratis atau bersubsidi bagi keluarga yang membutuhkan.

“Kami sangat menghargai dukungan dari pemerintah Sumut yang telah menyediakan bantuan bagi keluarga tidak mampu untuk mendapatkan rehabilitasi. Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan rehabilitasi yang mereka butuhkan,” tutupnya.

Salah seorang perwakilan dari panti rehabilitasi menyampaikan beberapa tantangan yang mereka hadapi, termasuk kurangnya dukungan finansial dan fasilitas yang memadai. Mereka berharap perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait untuk mengatasi permasalahan ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya dukungan dari kepolisian. Namun, masih banyak hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal fasilitas dan pendanaan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan mendapat perhatian lebih dari berbagai pihak,” kata pengurus panti rehabilitasi.

Turut hadir dalam kegiatan itu diantaranya l Kasat Narkoba AKBP Jhon Sitepu, Kasat Intel AKBP  Samsul Bahri Siregar, Kabag Ops Kompol Pardamean Hutahaean, para pimpinan rehabilitasi Kota Medan dan beberapa l panti rehabilitasi dari sejumlah daerah. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Mensos Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu
Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Momentum Kebangkitan Sepak Bola ASEAN
Rico Waas Temukan Sejumlah Kekurangan di Stadion Teladan, Keamanan Jadi Prioritas
Wabup Lantik 12 Pejabat Pemkab Taput, dr Tiurma Sinaga Kembali Menjadi Kapus Siborong-borong
Gagal Tiga Kali Tak Bikin Mundur, Anak Satpam di Deliserdang Taklukkan Seleksi Taruna AAL
komentar
beritaTerbaru