Rabu, 07 Oktober 2026

Pemko Tebingtinggi Gelar Rakor Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Sabtu, 04 Mei 2024 09:39 WIB
Pemko Tebingtinggi Gelar Rakor Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting
Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani saat memberikan sambutan pada Rakor Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024, di salah satu kafe di Jalan Deblod Sundoro, Jumat (3/5/2024). (Dok/Kominfo Tebingtinggi)
Tebingtinggi (buseronline.com) - Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024, di salah satu kafe di Jalan Deblod Sundoro.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr Munawar Ibrahim, Kakan Kemenag H Muhammad David Saragih, Kabag Ren Polres Tebingtinggi Kompol Anjas Asmara Siregar, Danramil 13/TT Kapten Inf Yudi Chandra, Kasubbag Pembinaan Kejari Eka Purba, Sekretaris PN Tegen Maharaja.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota memberikan apresiasi atas capaian kinerja dalam penurunan angka prevalensi stunting di Tebingtinggi.

"Berdasarkan hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka prevalensi stunting Kota Tebingtinggi berhasil turun menjadi 10,4 persen atau berkurang sekitar 9,2 persen dari tahun sebelumnya 2022 sebesar 19,6 persen," sebutnya.

Sejalan hal itu, Pj Wali Kota juga berharap jalinan kolaborasi antar OPD dan Forkopimda terus terjalin termasuk di dalam memberikan pendampingan hukum.

“Didampingi pengerjaan kebijakan monitoring evaluasi, agar anggaran yang kita intervensi sesuai dengan programnya. Kebersamaan kita untuk melengkapi secara kolaborasi,” harapnya.

Sebelumnya, Kadis PPKB Nina Zahara MZ dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan kegiatan, berdasarkan Keputusan Walikota Tebingtinggi nomor 050/1482 tahun 2021 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Tebingtinggi.

Dengan tujuan pelaksanaan, mensinkronisasikan dan menyatukan komitmen serta memastikan pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan percepatan penurunan stunting antar organisasi perangkat daerah dan pemerintah kecamatan/ kelurahan serta mitra kerja maupun dengan pemangku kepentingan lainnya di tingkat Kota Tebingtinggi.

“Kemudian tercapainya integrasi program pelaksanaan intervensi stunting mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan," ujar Kadis PPKB.

Adapun upaya-upaya yang telah dilakukan dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kota Tebingtinggi, masih ujar Kadis PPKB, yakni pendampingan keluarga sasaran resiko stunting yang dilakukan oleh kader TPK sebanyak 120 tim atau 360 orang di 35 Kelurahan dan program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting).

“Dengan pemberian bantuan berupa susu balita stunting selama 6 bulan sebanyak 71 balita dan 25 ibu hamil dan menyusui, dan kegiatan ini akan dilakukan pertemuan selanjutnya untuk mengevaluasi kegiatan tersebut,” kata Kadis PPKB. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
KPK Libatkan Sejumlah Lembaga Bahas Standar Penghitungan Kerugian Negara
TP PKK Medan Ajak Anak Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun
komentar
beritaTerbaru