Sabtu, 10 Oktober 2026

Perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 di Medan Aman Terkendali

Rabu, 03 Januari 2024 00:21 WIB
Perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 di Medan Aman Terkendali
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Teddy John Sahala Marbun SH MHum disalami anggotanya usai memimpin apel di Mapolrestabes, Selasa (2/1/2024). (Dok/Polrestabes Medan)
Medan (buseronline.com) - Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Kota Medan, Provinsi Sumut, berjalan aman dan terkendali.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Teddy John Sahala Marbun SH MHum saat memimpin apel di hadapan para peserta apel diantaranya pata pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran dan personel Polrestabes Medan lainnya.

"Pertama-tama saya mengucapkan Selamat Tahun Baru, semoga di Tahun 2024 kita lebih baik dan lebih sukses dari tahun-tahun sebelumnya. Serta selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Kapolrestabes memberikan apresiasi kepada personel Polrestabes Medan atas pelayanan saat malam perayaan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung aman dan kondusif.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan atas pelayan dan pelaksanaan tugas pengamanan Malam Tahun Baru secara umum, aman dan terkendali," katanya.

Kombes Teddy Marbun kembali menegaskan akan membuat yang terbaik untuk Polrestabes Medan dan terbaik buat seluruh anggota, khususnya dalam menciptakan rasa aman kepada masyarakat.

"Mari saling berdiskusi untuk kemajuan dan menambah ilmu serta wawasan kita. Semoga pelayanan kita yang sudah baik agar lebih ditingkatkan," pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Bekasi Perkuat Kerja Sama Layanan Kesehatan Lintas Daerah, Pasien Tak Boleh Terlantar
Polri Berantas Premanisme dan Pungli, Puluhan Ribu Kasus Diungkap Sepanjang 2026
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
65 RSUD se-Jawa Barat Jalin Kerja Sama, KDM Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga
Pemprov Jabar Masih Kaji Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI, Tunggu Evaluasi Kemendagri
Polda Lampung Ungkap Sejumlah Kasus Perdagangan Ilegal
komentar
beritaTerbaru