Sabtu, 22 Agustus 2026

Petani Kerap Merugi, Bupati Zahir Berikan Solusi

Rabu, 20 Desember 2023 11:12 WIB
Petani Kerap Merugi, Bupati Zahir Berikan Solusi
Bupati Zahir memberikan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), KUR Pertanian dan Kartu Tani untuk mempermudah akses dalam mendapatkan keperluan pertanian di Pendopo Perjuangan, Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Selasa (19/12/20

Batubara (buseronline.com) - Para petani di Kabupaten Batubara sering kali mengalami kerugian akibat beberapa permasalahan yang terjadi.


Tidak ingin hal itu berkelanjutan, Bupati Batubara Ir H Zahir MAP memberikan beberapa solusi agar para petani dapat meningkatkan hasil pertaniannya.


Hal itu disampaikan Bupati Zahir di hadapan para petani saat kegiatan sinergi pemerintah, petani dan swasta dalam pembangunan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian yang digelar di Pendopo Perjuangan, Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh.


Bupati Zahir dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak mau petani di Kabupaten Batubara terus mengalami kerugian.


"Saya tidak mau petani di Batubara terus merugi. Karena saya lahir dari rahim seorang petani," tegasnya.


Bupati Zahir menyebut beberapa faktor kerugian petani yakni petani kerap meminjam modal kepada tengkulak, kurangnya persediaan pupuk subsidi dan susahnya syarat peminjaman modal di bank.


Permasalahan para petani itu selalu dikeluhkan saat Bupati Zahir bertemu langsung dengan petani dari berbagai desa pada program Bupati Menyapa Desa (Bupades).


"Petani-petani sering kali merugi karena masih meminjam modal kepada tengkulak, persediaan pupuk subsidi yang kurang tidak sesuai dengan RAB dan susahnya peminjaman modal kepada pihak bank karena harus adanya agunan surat tanah," ungkap Bupati Zahir.


Adapun solusi yang diberikan Bupati Zahir untuk permodalan pertanian yaitu KUR Pertanian melalui PT Bank Sumut. Program hasil MoU dengan Pemkab Batubara ini menawarkan persyaratan yang mudah seperti bunga rendah dan tanpa jaminan surat tanah.


Tidak hanya itu saja, ketika petani mengalami gagal panen, PT Bank Sumut yang bekerjasama dengan PT Jasindo akan memberikan biaya ganti rugi, mensiasati harga gabah di petani tetap stabil.


Pemkab Batubara dengan PT Wilmar membuat MoU bertujuan agar petani mendapatkan program pendampingan dan pembelian gabah beras dengan harga yang sesuai dan tidak menekan harga.


Pada kesempatan ini, dihadirkan juga PT Wilmar dan PT Bank Sumut untuk mensosialisasikan program-program kerjasama dengan Pemkab Batubara untuk meningkatkan pertanian.


Di akhir acara, Bupati Zahir memberikan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), KUR Pertanian dan Kartu Tani untuk mempermudah akses dalam mendapatkan keperluan pertanian. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan
Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng
10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima
Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi
Lebih dari 150 Ribu Warga Padati Istana Merdeka Rayakan HUT ke-81 RI
Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri
komentar
beritaTerbaru