Minggu, 23 Agustus 2026

Dinkes Medan Tunggu Arahan dari Kemenkes Terkait Kesiapan Layanan Covid-19 di RS

Selasa, 12 Desember 2023 12:34 WIB
Dinkes Medan Tunggu Arahan dari Kemenkes Terkait Kesiapan Layanan Covid-19 di RS
dr Pocut Fatimah Fitri.
Medan (buseronline.com) - Dinas Kesehatan Kota Medan saat ini menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terkait kesiapan layanan Covid-19 di rumah sakit-rumah sakit Kota Medan.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan dr Pocut Fatimah Fitri kepada wartawan.

"Kita masih menunggu arahan dari Kemenkes RI dan Dinkes Provsu dan saat ini kita terus memantau hasil all record kasus Covid-19 di Kota Medan," katanya.

Pocut menjelaskan bahwa sepanjang 2023 pihaknya masih terus mencatat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Medan. Ia juga menunjukkan grafik trend kasus covid sejak Januari 2023 hingga 9 Desember 2023.

Terlihat di grafik itu justru November yang mengalami kenaikan ada 12 kasus, namun di 9 Desember hanya tujuh kasus saja.

Untuk gejala Covid-19 kali ini katanya sama saja seperti Covid-19 sebelumnya seperti batuk, demam, pilek dan kelelahan.

"Gejala sama, tapi berat ringannya sangat individual, insyaallah saat ini tidak ada yang berat kali," tegas Pocut.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Medan meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi peningkatan kasus Covid-19 dan temuan kasus mycoplasma pneumonia.

Khususnya untuk Covid-19, hal ini menyusul terjadinya penambahan jumlah kasus yang signifikan di negara tetangga, yakni Malaysia dan juga Singapura. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru