Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar
Jakarta (buseronline.com) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kantor Wilayah Kementerian
Pendidikan 42 menit lalu
Humbahas (buseronline.com) - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto SSos MM memberikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan yang terus berupaya melalukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap warga yang masih dinyatakan hilang atas kejadian banjir bandang di Humbahas, Provinsi Sumut, Jumat (1/12/2023). Hal itu disampaikan Suharyanto saat meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Baktiraja.
Menurutnya, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Humbahas, TNI, Polri, Basarnas, Damkar, Dinas Sosial, Tagana, Destana dan relawan yang terlibat sudah bersinergi untuk memberikan penanganan yang maksimal.
“Penanganan sudah berjalan bagus. Kerja sama antara TNI, Polri, Basarnas dan pemerintah daerah semuanya turun ke lapangan,” ungkapnya.
Apresiasi itu juga pantas diberikan kepada tim gabungan mengingat kondisi lapangan pascakejadian banjir bandang menyisakan berton-ton bebatuan besar disertai lumpur dan puing lainnya. Guna memudahkan upaya pencarian dan pertolongan, tim gabungan itu juga mengerahkan 14 alat berat, sebab tidak mungkin jika dilakukan hanya dengan tangan kosong.
“Kalau kita lihat kondisi sekarang di lapangan memang tidak mudah penanganan darurat. Karena tenaga manusia seolah-olah tidak ada artinya. Sehingga kita kerahkan 14 alat berat untuk membuka jalan dan evakuasi,” ujarnya.
Saat tiba di lokasi, Suharyanto mendapat laporan bahwa masih ada 10 warga yang masih dilaporkan hilang. Dua warga sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan berbagai upaya, Suharyanto optimis bahwa operasi pencarian dan pertolongan dapat dilakukan secara maksimal.
Mantan Pangdam V Brawijaya itu juga meminta agar tim gabungan tak henti memberikan pelayanan yang terbaik. “Memang masih ada 10 warga yang masih harus dicari. Kita harus terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan sampai ketemu,” ungkapnya.
Menyinggung mengenai rencana jangka panjang setelah masa tanggap darurat, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Humbahas akan merelokasi warga yang terdampak. Hal itu didasari atas berbagai pertimbangan yang salah satunya adalah sejarah kejadian bencana masa lalu yang pernah terjadi di lokasi yang sama pada 1972.
Tentunya BNPB berharap agar kejadian serupa tak terulang kembali di masa yang akan datang karena memang wilayah tersebut sangat rawan. “Masyarakat yang terdampak di sini akan dipindah. Karena kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 1972,” sebutnya.
“Bupati akan menyiapkan lahannya dan nanti pemerintah pusat melalui BNPB akan membangunnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Suharyanto juga akan melibatkan segenap unsur termasuk para ahli untuk memperoleh rekomendasi terbaik, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Beberapa alternatif dan pilihan lain tentunya memperbaiki vegetasi di wilayah hulu dan merelokasi warga.
“Agar tidak terulang lagi maka setelah tanggap darurat dan rehabilitasi serta rekonstruksi jangka pendek kita akan mengatasi bagaimana wilayah hulunya. Apakah penguatan vegetasi di hulu atau memindahkan masyarakatnya nanti kita tentukan,” jelasnya.
Menyinggung permasalahan yang ada di bagian hulu, Suharyanto mengatakan bahwa yang akan mendalami adalah pemerintah daerah selaku pemilik wilayah. Namun BNPB tetap akan memberikan pendampingan dan dukungan sampai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi selesai. “Yang paling paham nanti pemda yang melakukan kaji cepat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, yang menyertai Kepala BNPB dalam tinjauan lapangan membenarkan bahwa wilayah hulu terdapat permasalahan deforestasi yang dilakukan oleh oknum tertentu. Jika ditotal, luas wilayah yang rusak akibat praktik pembalakan liar mencakup empat hektar. Hal itu pula yang kemudian diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya petaka yang berdampak pada 200 orang dan merusak 35 unit rumah.
Sebagai upaya antisipasi, pihak Pemerintah Kabupaten Humbahas telah meminta TNI dan Polri untuk melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak tertentu yang diduga menjadi oknum pembalakan hutan. “Memang di atas ada penebangan. Nanti kita dari TNI dan Polri akan bertindak tegas,” ucapnya.
Dosmar berkomitmen penuh untuk melaksanakan arahan Kepala BNPB, baik solusi jangka panjang maupun jangka pendek demi mencegah bencana serupa agar tidak terjadi di kemudian hari.
Pihaknya akan mendatangkan para ahli untuk mencarikan solusi terbaik demi kelangsungan lingkungan yang ramah bagi masyarakat. “Ke depan kita akan lakukan perbaikan. Kita harus bicarakan dengan para ahli di bidangnya,” pungkas Dosmar. (R)
Jakarta (buseronline.com) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kantor Wilayah Kementerian
Pendidikan 42 menit lalu
Semarang (buseronline.com) Kreativitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jawa Tengah dalam mengolah limbah menjadi produk ber
Ekonomi satu jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Vietnam memastikan tiket ke final Piala AFF 2026 setelah menyingkirkan Malaysia dengan agregat telak 40. Hasil
Olahraga 3 jam lalu
Madrid (buseronline.com) La Liga 2026/2027 resmi memasuki musim baru dengan persaingan 20 klub terbaik Spanyol. Kompetisi kasta tertinggi
Olahraga 3 jam lalu
Roma (buseronline.com) Serie A 2026/2027 resmi memasuki persaingan baru dengan melibatkan 20 klub yang akan bertarung memperebutkan gelar
Olahraga 4 jam lalu
Balige (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menyambut kedatangan sekitar 30 delegasi Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) ya
Ekonomi 12 jam lalu
Ruteng (buseronline.com) Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelayanan kesehatan bagi korban gempa di RSUD
Kesehatan 16 jam lalu
Jayawijaya (buseronline.com) Gangguan tembakan terjadi di sekitar Polsek Asologaima, Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawij
Hukum & Peristiwa 18 jam lalu
Kuningan (buseronline.com) Ratusan murid merayakan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Hari Anak Merdeka 2026 di Pas
Pendidikan 19 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Lebih dari 150 ribu masyarakat memadati kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk meng
Regional 19 jam lalu