Minggu, 23 Agustus 2026

Pemko Terus Lakukan Upaya Terpadu Eliminasi TBC di Medan

Kamis, 02 November 2023 09:54 WIB
Pemko Terus Lakukan Upaya Terpadu Eliminasi TBC di Medan
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan Muhammad Sofyan saat mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri Peluncuran Program Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TB di Grand City Hall Medan, Rabu (1/11/2023). (Foto Dok/Kominfo
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus melakukan berbagai upaya terintegrasi dan terpadu guna mengeliminasi TBC di kota ini.

Hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan Muhammad Sofyan, saat mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri Peluncuran Program Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TB di Grand City Hall Medan, Rabu.

Program ini kolaborasi antara Kemenkes RI, USAID, dan kepala daerah di Indonesia. Turut hadir dalam peluncuran program ini Wakil Menteri Kesehatan Prof Dr Dante Saksono, Direktur USAID Indonesia Jeff Cohen, Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Dr dr Maxi Rein Rondonuwu, serta Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes.

Sofyan mengatakan, Pemko Medan memiliki lima puskesmas yang menangani penyakit TBC, yakni Puskesmas Belawan, Sentosa Baru, Glugur Darat, Padang Bulan, dan Amplas.

"Selain itu, kerjasama juga kita jalin dengan beberapa rumah sakit seperti RSUP H Adam Malik, RSU Haji, BTKLPP Medan, RS Paru Medan dan RSUD Dr Pirngadi Medan. Dengan kerjasama beberapa fasilitas kesehatan ini jumlah kasus TBC di Kota Medan perlahan berhasil kita atasi. Kita harus terus berupaya lebih maksimal lagi agar Kota Medan bisa terbebas dari TBC," ungkapnya.

Sofyan mengapresiasi program ini. Dia mengatakan, program eliminasi TBC ini tentu membutuhkan komitmen dan upaya keras. "Kami berharap melalui peluncuran program bebas TB yang kita lakukan hari ini mampu mendukung pemerintah khususnya dalam melakukan skrining sebagai bentuk pencegahan peningkatan kasus TBC," ucapnya.

Selain kegiatan skrining massal ini, lanjutnya, juga dibutuhkan kepedulian masyarakat terutama pihak keluarga dalam mendeteksi, mengawasi maupun membantu proses pengobatan.

"Keluarga yang peduli untuk mengawasi pasien selama pengobatan pasien TBC, juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera," ucapnya. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru