Rabu, 07 Oktober 2026

Smart Meter AMI Terbukti Berikan Kenyamanan dan Tagihan Listrik Stabil

Kamis, 21 September 2023 16:41 WIB
Smart Meter AMI Terbukti Berikan Kenyamanan dan Tagihan Listrik Stabil
Staf seksi Transaksi Energi PLN ULP Helvetia Kamsia Arianto Simanjuntak, pelanggan PLN ULP Helvetia, Esterlina Sinaga dan petugas penggantian smart meter AMI sedang memberikan edukasi cara melakukan monitoring pemakaian melalui aplikasi PLN Mobile. (Dok/P
Medan (buseronline.com) - PLN UID Sumut terus menggenjot program penggantian smart meter AMI di 2 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan dan UP3 Medan Utara. Program ini ditargetkan rampung 100 persen pada bulan Oktober 2023 mendatang.

Smart meter AMI merupakan salah satu transformasi digital yang dilakukan PLN, inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pelanggan sekaligus dapat mengetahui tagihan listrik secara real time melalui aplikasi PLN Mobile.

General Manager PLN UID Sumut Awaluddin Hafid menjelaskan bahwa program penggantian smart meter AMI telah dimulai sejak Juli 2023. Smart meter AMI ini telah dilengkapi sistem komunikasi digital yang canggih, akurat dan berkualitas.

“Tercatat hingga 20 September 2023, progress implementasi program smart meter AMI sebesar 77,17 persen. 34.302 pelanggan telah merasakan dan menggunakan smart meter AMI tersebut,” ujar Awaluddin.

Esterlina sinaga, salah satu pelanggan di ULP Helvetia yang telah menggunakan smart meter AMI mengatakan dirinya merasa nyaman menggunakan smart meter AMI. Tidak ada perbedaan menggunakan smart meter AMI dengan kWh meter sebelumnya.

“Sejak menggunakan smart meter AMI kami merasa nyaman. Hal ini dikarenakan dalam proses penggantian smart meter AMI, kami tidak dikenakan biaya apapun. Selain itu, tagihan listrik kami September 2023 tidak mengalami kenaikan,” ungkap Esterlina.

Penggunaan smart meter AMI membuat pola layanan juga lebih fleksibel karena pelanggan bebas memilih layanan pascabayar atau prabayar.

Selain itu, PLN dapat mempercepat recovery time apabila terjadi gangguan listrik dikarenakan dapat terdeteksi oleh sistem secara real time.

Pada tahap pertama implementasi smart meter AMI dilakukan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Medan Selatan dan ULP Helvetia.

Untuk mempercepat implementasi program tersebut, PLN UID Sumut menurunkan 80 petugas khusus untuk melakukan penggantian kepada 44.499 pelanggan.

“Diharapkan program penggantian smart meter AMI ini dapat berjalan sesuai rencana. Teknologi ini tidak hanya bermanfaat untuk kelistrikan, namun masih bisa dikembangkan menjadi produk beyond kWh,” tutur Awaluddin. (P2)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027
Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon
Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”
Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
komentar
beritaTerbaru