Selasa, 07 Juli 2026

Indeks Ketahanan Pangan di Kota Medan Dalam Kondisi Baik

Selasa, 15 Agustus 2023 12:25 WIB
Indeks Ketahanan Pangan di Kota Medan Dalam Kondisi Baik
Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar ketika mewakili Wali Kota Medan saat membuka acara sosialisasi peraturan Wali Kota Medan Nomor: 73 Tahun 2023 Tentang RAD-PG tahun 2022-2024 di Hotel Arya Duta Medan, Senin (14/8/2023). (Dok/Kominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Indeks ketahanan pangan di Kota Medan dalam kondisi yang baik. Hal tersebut dibuktikan dari jumlah point yang mencapai 85.02 poin dengan kategori kota yang memiliki ketahanan pangan paling baik.

Data tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan Benny Iskandar ketika mewakili Wali Kota Medan saat membuka acara sosialisasi peraturan Wali Kota Medan Nomor: 73 Tahun 2023 Tentang Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) tahun 2022-2024 di Hotel Arya Duta Medan.

"Meskipun kondisi ketahanan pangan di kota Medan cukup baik, namun kita tidak boleh tinggal diam, kita tetap harus menyusun rencana aksi daerah pangan dan gizi sehingga kita dapat memastikan tidak ada keluarga yang kelaparan," kata Benny Iskandar.

Dijelaskannya, rencana aksi daerah pangan dan gizi tersebut merupakan sebuah dokumen rencana kerja yang harus dimiliki oleh semua unsur pemerintah kabupaten/kota dan provinsi guna menjabarkan apa yang akan dilaksanakan dalam menjaga ketahanan pangan dan gizi di daerah.

"Ketersediaan pangan dan gizi yang baik merupakan target utama dari RAD-PG ini, artinya RAD-PG ini akan menjadi pedoman bagi pemerintah dalam menyusun anggaran dan tindakan apa saja yang perlu diambil dalam menjamin ketersediaan pangan dan gizi yang baik bagi masyarakat di kota Medan," ujar Benny Iskandar.

Apalagi, lanjut Benny Iskandar, output akhir dari ketersediaan pangan dan gizi yang baik ini ialah guna mendukung tercapainya generasi emas Indonesia di tahun 2045.

"Pangan dan gizi ini tentunya menjadi ujung tombak dalam mencapai keberhasilan menuju generasi emas Indonesia di tahun 2045 seperti yang sudah disampaikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo," pungkasnya dalam acara sosialisasi yang juga dihadiri oleh perwakilan Perangkat Daerah dilingkungan Pemko Medan, para Camat dan Kepala Puskesmas.

Dalam sosialisasi ini juga menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Dr Siti Hajar SSos MSP dan Henny Afika SKM MKM.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Syukuran Gedung Baru Bimbel Scholaris
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Pihak Swasta sebagai Tersangka OTT Dugaan Suap Proyek
Wamenkes: Obesitas Harus Dipandang sebagai Penyakit Kronis, Jadi Pemicu Utama Diabetes
Tiga Personel Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Bertugas, Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta
Pemprov Sumut Dukung Penguatan Konektivitas Pelabuhan Kuala Tanjung-Penang Port
FK USU Perkuat Layanan Kesehatan di Nias Utara, Dokter PPDS Hadapi Tantangan Minim Fasilitas
komentar
beritaTerbaru