Sabtu, 22 Agustus 2026

Puluhan Ekor Anjing Disuntik Vaksin Rabies di Naulibaru Simalungun

Senin, 07 Agustus 2023 05:56 WIB
Puluhan Ekor Anjing Disuntik Vaksin Rabies di Naulibaru Simalungun
Petugas Dinas Pertanian menyuntikkan vaksin rabies terhadap anjing peliharaan di Desa Naulibaru, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Sabtu (5/8/2033).
Simalungun (buseronline.com) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Simalungun menyuntikkan vaksin rabies terhadap hewan peliharaan seperti anjing, kucing dan kera, selama beberapa bulan terakhir.

Bahkan, sebanyak 51 ekor anjing disuntik vaksin rabies dalam satu hari di Desa Naulibaru, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

Kepala Bidang Peternakan Distan Simalungun drh Resna Siboro mengatakan vaksinasi bertujuan untuk mencegah penyebaran virus rabies.

"Kemarin, di Desa Naulibaru ada 51 ekor anjing yang telah divaksin. Kita apresiasi kerja sama dengan pangulu (kepala desa) dan masyarakat setempat," ujar Resna.

Pihaknya turun ke Naulibaru menyikapi informasi bahwa seorang warga Naulibaru meninggal dunia, belum lama ini, diduga karena digigit anjing yang terinfeksi rabies.

Resna juga memberi imbauan kepada masyarakat dalam rangka penekanan kasus rabies.

Imbauan tersebut agar diperhatikan seluruh warga pemilik hewan peliharaan seperti anjing, kucing dan kera sebagai hewan penular rabies (HPR).

Ia meminta agar hewan peliharaan yang berpotensi menularkan rabies segera diikat atau dikandangkan.

"Pelihara hewan peliharaan dengan baik. Dan sebaiknya dirantai atau dikandangkan serta diberi makanan yang cukup," pungkasnya.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru