Senin, 05 Oktober 2026

Bupati Dairi Serahkan Bantuan Alsintan Combine Harvester pada Gapoktan Rante Besi

Rabu, 14 Juni 2023 05:06 WIB
Bupati Dairi Serahkan Bantuan Alsintan Combine Harvester pada Gapoktan Rante Besi
Bupati Dairi serahkan bantuan mesin pemanen jagung combine harvester kepada Gapoktan di Desa Rante Besi, Kabupaten Dairi, saat panen perdana, Senin (12/6/2023). (Dok/Kominfo Dairi)
Sidikalang (buseronline.com) - Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan bantuan mesin pemipil jagung Combine Harvester Besar Multiguna (CHB Multiguna) kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rante Besi, Desa Rante Besi, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi.

Bantuan diserahkan Bupati Eddy didampingi Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Dairi, Robot Simanullang pada saat panen jagung perdana.

Ia mengatakan peningkatan produksi jagung merupakan hal menggembirakan sekaligus menjadi tantangan bagi petani. Hal ini disebabkan peningkatan luas tanaman tidak diimbangi dengan jumlah tenaga kerja yang tersedia.

Kondisi ini, berakibat pada peningkatan biaya produksi pertanian akibat tingginya biaya tenaga kerja.

“Untuk menekan biaya produksi yang disebabkan tingginya biaya tenaga kerja, Pemkab Dairi menyerahkan bantuan mesin pemanen jagung CHB Multiguna," ungkapnya.

Harga mesin CHB senilai Rp427 juta, oleh karena itu, harus dipergunakan dengan baik dan dirawat. Lanjutnya, mesin itu sangat efektif digunakan memanen jagung pada lahan yang luas. Mesin dapat langsung masuk ke area lahan memanen tanaman yang masih berdiri, memotong, merontok, menghasilkan gabah/pipilan kering yang dapat langsung masuk ke dalam karung.

Kapasitas mesin panen dapat memanen jagung dengan kapasitas 0.33 hektar perjam atau memanen 1 hektar jagung hanya dalam waktu tiga jam dengan tenaga kerja hanya tiga orang.

Selain itu, mesin juga dapat digunakan pada lahan dengan kemiringan hingga 30 derajat. Jika dibandingkan panen dengan cara konvensional, untuk memanen 1 hektar jagung dibutuhkan tenaga kerja 20 sampai 25 orang dalam waktu satu hari.

Penyediaan alat mesin pertanian dari pemerintah tidak dapat semuanya terpenuhi, akibat keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, dibutuhkan peran dari semua stakeholder salah satunya adalah dengan pemberian kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan.
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
KPK Perluas Gerakan Antikorupsi di Lampung, Libatkan Kampus hingga Pelajar
Rico Waas Dorong Al Washliyah Medan Perkuat Peran Keagamaan, Pendidikan dan Generasi Muda
KPK Ungkap Integritas Pendidikan Masih Hadapi Sejumlah Tantangan
KPK Ajak Generasi Muda Berani Bersuara Lewat Karya Kreatif
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Spark Go To Campus di Medan
Mendikdasmen Dorong LPTK dan Sekolah Perkuat Ekosistem Pendidikan
komentar
beritaTerbaru