Selasa, 26 Mei 2026

Ini Jumlah Kasus Baru Kanker Anak di Indonesia

Kamis, 16 Februari 2023 09:12 WIB
Ini Jumlah Kasus Baru Kanker Anak di Indonesia
Dr dr Teny Tjitra Sari SpA(K) MPH.
Jakarta (buseronline.com) - Indonesia mengalami 11 ribu kasus baru kanker anak hingga hari ini. Jenis terbanyak yang diidap adalah leukemia atau kanker darah.

Menurut Ketua UKK Hematologi Onkologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Teny Tjitra Sari SpA(K) MPH, salah satu tantangan jumlah kanker anak masih relatif tinggi adalah minimnya dokter di sejumlah provinsi.

"Tantangan yang kami hadapi, dokter konsultan onkologi di Indonesia masih sedikit, hanya 62. Jumlah ini juga tersebar di 25 provinsi dan terbanyak di bagian barat, tengah sedikit, timur tidak ada," ujar Dr dr Teny saat dimintai keterangan media dalam kegiatan webinar International Childhood Cancer Day 2023, di Jakarta.

Selain itu, ketersediaan alat dan fasilitas pelayanan kesehatan juga masih terkendala. "Tidak semua rumah sakit mempunyai perawatan yang lengkap," lanjutnya.

Obat-obatan untuk kanker anak juga masih terbatas impor. Hal ini berdampak pada ketersediaan obat termasuk di masa pandemi Covid-19 kemarin.

"Obat-obatan kanker anak ini juga sangat terbatas dan kebanyakan dari luar negeri. Bisa bayangkan saat kemarin Covid-19, obat sangat terhambat," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Kemenkes RI terkait akses obat agar bisa dipenuhi kebutuhannya di sejumlah daerah.

"Harapannya, pemerintah dapat membantu pengadaan beberapa obat di Indonesia," tuturnya mengakhiri.
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Jateng Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,89 Persen, Program Swasembada Pangan Dipuji OJK
Villarreal Hancurkan Atletico 5-1, Tutup Musim dengan Posisi Tiga La Liga
Arsenal Tutup Musim dengan Kemenangan, Resmi Angkat Trofi Premier League
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
komentar
beritaTerbaru