Selasa, 07 Juli 2026

2023, Indonesia Diprediksi Jadi Negara Eonomi Digital Tertinggi di Asia Tenggara

Jumat, 13 Januari 2023 07:15 WIB
2023, Indonesia Diprediksi Jadi Negara Eonomi Digital Tertinggi di Asia Tenggara
Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia Rizal Edwin M.
Jakarta (buseronline.com) - Indonesia diprediksi akan menjelma menjadi negara dengan ekonomi digital tertinggi di Asia Tenggara pada tahun 2023.

Hal tersebut dikarenakan Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi digital tertinggi di Asia Tenggara pada tahun 2022, juga diprediksi memiliki nilai ekonomi digital hingga menyentuh USD130 miliar pada tahun 2025.

Pemerintah Indonesia juga terus mendorong penciptaan talenta digital dengan mengakselerasi peningkatan keterampilan dan produktivitas melalui berbagai kebijakan.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Microsoft dan Pijar Mahir meluncurkan Program Skills for Jobs Indonesia dalam Webinar “The Importance of Digital Skills in the Dynamic Workforce”.

Didukung mitra pelaksana, program tersebut bertujuan memberikan literasi digital, keterampilan digital, dan persiapan kerja gratis kepada sedikitnya satu juta masyarakat hingga tahun 2024 mendatang.

Program Skills for Jobs Indonesia juga sudah mulai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui link aka.ms/SfJIndonesia.

Untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kemampuan literasi digital dasar, program tersebut menyediakan berbagai modul dan dilengkapi dengan keterampilan digital lanjutan seperti analisis data, manajemen proyek, dan administrasi profesional.

Tidak hanya kemampuan hard-skill, Program Skills for Jobs Indonesia juga menghadirkan modul soft-skills dan entrepreneurship, serta memungkinkan peserta untuk dapat memilih learning path yang sesuai dengan minatnya masing-masing.

“Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, program ini telah memberikan pelatihan terhadap 385 trainers dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang merupakan perwakilan-perwakilan dari Balai Latihan Kerja, Unit Pelaksana Teknis Daerah, Unit Pelaksana Teknis, dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas dari seluruh Indonesia,” ungkap Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia Rizal Edwin M.

Program Skills for Jobs Indonesia menyediakan dua platform pembelajaran daring yang dapat diakses secara gratis yakni Pijar Mahir dari Kartu Prakerja dan e-Training dari Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kebutuhan talenta digital ini tidak cukup dipenuhi dari lulusan perguruan tinggi maupun angkatan kerja sekarang saja. Dengan kebutuhan talenta digital yang semakin meningkat, perlu ada persiapan sejak dini,” kata Head of Vertical Ecosystem Education PT Telkom Indonesia Tbk Sri Safitri.

Usai lulus dari pelatihan, peserta dapat bergabung di SATU Talenta yang merupakan komunitas LinkedIn yang menghubungkan perusahaan dengan talenta digital yang telah memiliki sertifikasi Microsoft.

Komunitas tersebut bertujuan untuk mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia kerja mulai dari keterampilan digital, networking, hingga lowongan pekerjaan.

“Di sinilah peran growth mindset menjadi penting. Bagaimana kita dapat cepat beradaptasi dengan kebutuhan industri melalui pengembangan kapasitas diri,” ujar Direktur Corporate Affairs Microsoft Indonesia Ajar Edi.

Selain mengajar masyarakat dalam angkatan kerja secara umum, Program Skills for Jobs Indonesia juga berupaya untuk dapat mengakomodir peningkatan keterampilan dan produktivitas pegawai pemerintah, widyaiswara, serta pegawai negeri sipil.
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Pemkab Rembang, Targetkan Satu Desa Satu Sarjana
KPK Dorong Kampanye Antikorupsi yang Kreatif dan Berdampak di Era Digital
Bupati Taput Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Daerah Sumut 2026
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Syukuran Gedung Baru Bimbel Scholaris
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Pihak Swasta sebagai Tersangka OTT Dugaan Suap Proyek
Wamenkes: Obesitas Harus Dipandang sebagai Penyakit Kronis, Jadi Pemicu Utama Diabetes
komentar
beritaTerbaru