Senin, 24 Agustus 2026

RSK Ngesti Waluyo Parakan Siap Sinergi Tangani Stunting

Rabu, 18 Oktober 2023 06:01 WIB
RSK Ngesti Waluyo Parakan Siap Sinergi Tangani Stunting
Pj Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo, saat menemui Direktur RSK Ngesti Waluyo Dr Mintono bersama jajarannya, di Ruang Gajah Pendopo Jenar, Senin (16/10/2023). (Dok/Kominfo Jawa Tengah)
Temanggung (buseronline.com) - Rumah Sakit Kristen (RSK) Ngesti Waluyo Parakan diminta bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Temanggung, untuk menangani stunting. Pasalnya, penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama oleh semua elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo, saat menemui Direktur RSK Ngesti Waluyo Dr Mintono bersama jajarannya, di Ruang Gajah Pendopo Jenar. Hary meminta seluruh pihak serius menangani stunting.

“Masalah stunting, kami minta tolong bantuannya, walaupun menurut e-PPGBM di angka 14,4 persen, mudah-mudahan bisa turun lagi angkanya. Pola asuh dari orang tua ini yang harus terus ditekankan melalui edukasi,” ujar Hary Agung Prabowo.

Sementara, Direktur RSK Ngesti Waluyo Dr Mintono mengatakan pihaknya akan memberikan perhatian dan membantu melalui Unit Pelayanan Kesehatan Masyarakat (UPKM) RS-nya, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami gangguan tumbuh kembang ini.

“Dari UPKM kami nanti siap diterjunkan ke masyarakat, bahkan kami sudah membuka desa binaan di Wunut, nanti akan buka lagi di Bejen, sinergitas itu penting sekali,” bebernya.

Menurut Mintono, salah satu penyebab stunting adalah faktor pemahaman yang keliru terhadap pola asuh anak.

“Selain itu, jangan ada pernikahan di usia dini, pemenuhan gizi, persiapan fisik mental bagi ibu hamil, mulai usia nol sampai seribu hari kelahiran, harus tertangani dengan baik,” ujarnya.

Oleh karena itu, RSK Ngesti Waluyo akan menguatkan sinergi bersama pemerintah, untuk menangani permasalahan stunting, baik secara fisik, maupun melalui edukasi kepada masyarakat.

“Kalau dari segi pemenuhan gizi mungkin bisa ditangani dengan baik, karena dari pemerintahan bupati sebelumnya stunting sudah dikerjakan dengan baik. Namun, pendampingan terhadap orang tua atau edukasi, masih perlu ditingkatkan,” tutur Mintono. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Honai Belajar Gratis Polsek Tembagapura Dorong Anak Papua Semangat Menuntut Ilmu
Forum PIEPTN Rumuskan Tujuh Rekomendasi Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Wali Kota Medan Dukung Pemutaran Film “Djamin Setia Selamanya”
Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
Jabar Perkuat Pendidikan Kesetaraan untuk Dongkrak IPM
RS Lapangan Kemenkes di Manggarai Beroperasi, Anak Korban Gempa Jalani Operasi Patah Tulang
komentar
beritaTerbaru