Sabtu, 22 Agustus 2026

BPOM Temukan 16 Persen Produk Sunscreen SPF Palsu, Bisa Begini Efeknya ke Kulit

Senin, 25 September 2023 13:16 WIB
BPOM Temukan 16 Persen Produk Sunscreen SPF Palsu, Bisa Begini Efeknya ke Kulit
Logo BPOM RI.
Jakarta (buseronline.com) - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menemukan 16 produk sunscreen yang beredar di pasaran tidak memenuhi data dukung klaim sun protector factor (SPF).

Uji coba produk yang dilakukan BPOM menemukan bahwa klaim SPF yang tercantum dalam kemasan tidak sesuai dengan yang terkandung di dalam produk.

"Hasil pengawasan terhadap penandaan dan iklan kosmetik tabir surya dengan klaim SPF pada periode tahun 2020-2023, sebanyak 16,67 persen produk tidak memenuhi ketentuan data dukung klaim SPF," tulis keterangan resmi humas BPOM saat ditemui media di Jakarta.

Hasil pengawasan audit dokumen informasi juga menemukan hampir semua produk sunscreen yang beredar di masyarakat sepanjang 2020-2023 justru termasuk dalam kategori tidak memenuhi ketentuan (TMK).

Sunscreen dengan kadar SPF palsu jika digunakan tentu proteksinya tidak akan maksimal. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru