Sabtu, 22 Agustus 2026

Kemenkes Sebut Udara Jabodetabek Berbahaya, Jangan Anggap Enteng Batuk-Pilek

Kamis, 31 Agustus 2023 15:23 WIB
Kemenkes Sebut Udara Jabodetabek Berbahaya, Jangan Anggap Enteng Batuk-Pilek
dr Siti Nadia Tarmizi.
Jakarta (buseronline.com) - Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Siti Nadia Tarmizi menyebut kondisi udara di DKI Jakarta dan sekitarnya sedang tidak baik-baik saja.

Dalam beberapa waktu terakhir bahkan berada di level berbahaya.

Keluhan awal yang biasanya muncul imbas paparan konsentrasi particulate matter 2.5 adalah reaksi alergi.

"Bersin-bersin batuk, tapi batuknya kok nggak hilang-hilang, akhirnya dia mengonsumsi obat, dan konsumsi obat terus menerus juga kan tidak baik," ujar dr Siti dalam konferensi pers di Jakarta

"Jangan menganggap enteng batuk pilek biasa, batuk pilek berkepanjangan, ISPA berkepanjangan, berisiko terhadap penyakit pneumonia atau penyakit-penyakit yang bisa menyebabkan fatalitas," sambungnya.

Siti Nadia menyarankan agar setiap orang memakai masker yang dipastikan bisa melindungi diri dari paparan PM 2.5 seperti masker N95 dan masker KF94 dengan rata2 efektivitas filtrasi masing-masing di atas 90 persen.

"Masker yang bisa mencegah particulate matter 2.5 terutama kalau kondisi udara yang memang kita lihat saat ini cukup berbahaya kalau kita lihat datanya," tutupnya. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru