Senin, 07 September 2026

Diskominfo Toba Dorong KIM Jadi Jembatan Informasi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 07 September 2026 21:05 WIB
Diskominfo Toba Dorong KIM Jadi Jembatan Informasi Pemerintah dan Masyarakat
Kadis Kominfo Toba Tumpal Panjaitan saat memimpin rapat tentang pembahasan KIM, Senin (7/9/2026).

Balige (buseronline.com) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Toba terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Kepala Diskominfo Toba, Tumpal Panjaitan, sejumlah program mulai dijalankan, salah satunya penerapan tertib administrasi berbasis digital melalui kerja sama dengan IT Del Laguboti di sejumlah desa binaan, termasuk Desa Simanobak.

Selain itu, Diskominfo Toba kini mendorong penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai mitra pemerintah sekaligus penghubung informasi di tengah masyarakat.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat KIM yang digelar di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Toba, Senin (7/9/2026). Rapat dihadiri para camat atau perwakilan camat se-Kabupaten Toba bersama sejumlah staf.

Kepala Diskominfo Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, menegaskan KIM tidak boleh hanya sekadar dibentuk dan memiliki kepengurusan, tetapi harus mampu menjalankan fungsi nyata dalam bidang informasi dan komunikasi.

"KIM diharapkan tidak hanya menjadi sebuah nama atau sekadar memiliki kepengurusan. Kita ingin KIM benar-benar menjadi mitra pemerintah di tengah masyarakat dalam bidang informasi dan komunikasi," ujar Tumpal.

Ia menjelaskan, KIM dapat berperan sebagai jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Informasi mengenai program pemerintah, pelayanan publik, pembangunan, kegiatan masyarakat hingga berbagai kebijakan dapat disampaikan melalui KIM secara lebih dekat dan mudah dipahami.

Sebaliknya, masyarakat juga dapat memanfaatkan KIM sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, potensi maupun berbagai persoalan yang dihadapi kepada pemerintah.

Tumpal meminta para camat agar segera menindaklanjuti penguatan KIM di wilayah masing-masing dengan melakukan koordinasi dan mendorong pembentukan KIM. Para camat juga diharapkan dapat mengidentifikasi masyarakat yang memiliki kemampuan serta kemauan dalam bidang informasi dan komunikasi.

"Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba siap memberikan pendampingan, pembinaan, serta penguatan kapasitas KIM agar kelompok yang terbentuk dapat aktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Toba, Rikardo Simamora, mengatakan pembentukan KIM sangat berkaitan dengan kebutuhan komunikasi dan informasi masyarakat.

Menurut Rikardo, keberadaan KIM diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memperoleh, mengelola dan menyampaikan informasi.

"Pembentukan kelompok informasi masyarakat sangat erat kaitannya dengan komunikasi dan informasi masyarakat. Diharapkan melalui KIM ini nanti kita bisa lebih aktif lagi dalam keterbukaan informasi, baik di pemerintahan maupun masyarakat," ujarnya.

Diskominfo Toba berharap KIM dapat terbentuk di setiap wilayah kecamatan. Dengan demikian, komunikasi publik antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin kuat, keterbukaan informasi meningkat, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah semakin berkembang. (Galung)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kabut Asap Menebal, Disdikpora Toba Imbau Sekolah Hentikan Aktivitas Luar Ruangan
Tekan Harga dan Kendalikan Inflasi, Pemkab Toba Segera Gelar Gerakan Pangan Murah
Pemkab Toba Serius Benahi Persampahan, Kabupaten Toba Jadi Pilot Project Program LSDP
Pemkab Toba Gandeng Korea Selatan Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Pemkab Toba Mulai Bahas Pilkades 2027, Tahapan Direncanakan Dimulai Mei
Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan
komentar
beritaTerbaru