Sabtu, 16 Mei 2026

Ahmad Qosbi Ajak Lulusan MAPN 4 Medan Percaya Diri Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 16 Mei 2026 10:15 WIB
Ahmad Qosbi Ajak Lulusan MAPN 4 Medan Percaya Diri Hadapi Tantangan Zaman
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumut H Ahmad Qosbi SAg MM menghadiri kegiatan tasyakuran dan pelepasan siswa-siswi MAPN 4 Medan yang berlangsung khidmat dan penuh haru, Rabu (13/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumut H Ahmad Qosbi SAg MM menghadiri kegiatan tasyakuran dan pelepasan siswa-siswi MAPN 4 Medan yang berlangsung khidmat dan penuh haru, Rabu. Dilansir dari laman Kemenagsu, kegiatan tersebut mengusung tema "Masa Lalu Jadi Kenangan, Masa Depan Jadi Perjuangan."

Acara yang digelar di lingkungan madrasah itu dihadiri Kakankemenag Kota Medan Dr H Impun Siregar MA, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Medan, Camat Labuhan Deli, Kepala MAPN 4 Medan Dr Syarifuddin SPdI MA, para wakil kepala madrasah, guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Momentum pelepasan ini menjadi bentuk rasa syukur atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di jenjang Madrasah Aliyah.

Dalam sambutannya, Ahmad Qosbi menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa-siswi atas dedikasi dan semangat belajar selama menempuh pendidikan di madrasah. Ia juga mengingatkan para lulusan untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, serta semangat meraih cita-cita di masa depan.

"Perjalanan pendidikan di madrasah ini akan menjadi kenangan yang berharga. Namun, setelah ini para siswa akan menghadapi tantangan baru yang membutuhkan kerja keras, disiplin, dan semangat perjuangan untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Ahmad Qosbi juga memotivasi para lulusan agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, kedewasaan berpikir harus ditunjukkan dengan keberanian mengambil langkah demi masa depan, termasuk melanjutkan kuliah dan meningkatkan kualitas diri.

"Pendidikan adalah investasi masa depan. Orang yang dewasa dalam berpikir akan mampu melihat peluang dan terus belajar untuk memperbaiki kehidupannya," katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun kemandirian ekonomi dan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman. Generasi muda, lanjutnya, harus memiliki semangat untuk mandiri, bekerja keras, dan yakin terhadap kemampuan diri sendiri.

"Dewasa bukan hanya soal usia, tetapi bagaimana seseorang mampu bertanggung jawab, mandiri secara ekonomi, serta percaya diri dalam meraih cita-cita dan menghadapi kehidupan," tambahnya.

Kegiatan tasyakuran dan pelepasan tersebut turut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, penampilan kreativitas siswa, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, serta prosesi pelepasan siswa-siswi.

Suasana haru tampak ketika para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan mereka.

Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar di madrasah sekaligus awal perjuangan baru dalam menapaki jenjang pendidikan dan kehidupan yang lebih tinggi. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru