Fajar menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat berjalan sendiri di lingkungan sekolah, melainkan memerlukan dukungan dari keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat," jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong transformasi pendidikan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"Dengan penguatan kualitas pembelajaran, kepemimpinan pendidikan yang efektif, dan kolaborasi yang solid, kita optimistis dapat mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang unggul dan berdaya saing," pungkasnya. (R)
beritaTerkait
komentar