Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Sumut Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Medan (buseronline.com) Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah keti
Kesehatan 11 jam lalu
Sungailiat (buseronline.com) - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan melalui bimbingan teknis bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) guna meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman radikalisasi digital pada anak. Kegiatan ini diikuti 268 guru dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA se-Kabupaten Bangka.
Sosialisasi bertema “Radikalisasi Digital pada Anak: Ancaman Tersembunyi di Media Sosial dan Peran Guru dalam Pencegahannya” tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Rabu.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Densus 88 AT Polri dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka, serta Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua Yayasan Bahrul Ulum Sungailiat Drs H Syaiful Zohri, Kepala Kantor Kemenag Bangka Syarifudin SAg MPdI, Kepala Dindikpora Bangka Boy Yandra SKM MPH, serta jajaran teknis dari Kemenag dan Dinas Pendidikan.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan Kepala Kemenag Kabupaten Bangka. Paparan utama disampaikan Kasatgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri, AKBP Maslikan SSos MSi.
Dalam materinya, dilansir dari laman Humas Polri, Maslikan menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep Intoleransi, Radikalisme, dan Ekstremisme berbasis Kekerasan (IRET) serta dampaknya terhadap perkembangan anak dan remaja. Ia menegaskan bahwa pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan potensi ancaman.
“Anak-anak perlu dibatasi dan didampingi dalam penggunaan gawai. Tanpa pengawasan, ruang digital dapat menjadi pintu masuk ideologi ekstrem dan konten kekerasan,” tegasnya.
Ia juga memaparkan proses radikalisasi yang kerap terjadi melalui media sosial, forum daring, hingga permainan (game online), yang menyasar remaja dalam fase pencarian jati diri. Dalam sejumlah kasus, kelompok ekstrem bahkan mulai merekrut perempuan dan anak sebagai pelaku.
Menurutnya, peran guru sangat strategis dalam mendeteksi gejala awal paparan paham radikal di lingkungan sekolah. Tanda-tanda yang perlu diwaspadai antara lain perubahan perilaku, sikap intoleran, perundungan (bullying), serta konsumsi konten ekstrem di media digital.
Selain ideologi keagamaan menyimpang, Maslikan menyebut ancaman juga datang dari paham ekstrem global seperti White Supremacy dan Neo-Nazi. Berdasarkan pemetaan nasional, tercatat sekitar 110 anak di 23 provinsi telah teridentifikasi terpapar paham radikal, menunjukkan adanya pergeseran pola rekrutmen yang semakin masif di ruang digital.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sekolah, guru, orang tua, dan aparat harus bersinergi agar anak-anak tidak mudah terpengaruh,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta juga diajak memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan pencegahan dengan mengikuti akun @Babelprevention, yang menyediakan informasi, deteksi dini, serta kanal pelaporan konten berpotensi ekstremisme.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu menjadi garda terdepan dalam membentengi pelajar dari paparan radikalisme digital sekaligus menanamkan nilai toleransi, kebangsaan, dan cinta tanah air di lingkungan sekolah. (R)
Medan (buseronline.com) Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah keti
Kesehatan 11 jam lalu
Batang (buseronline.com) Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meraih penghargaan Detik JatengJogja Award 2026 kategori Investasi dan Penguat
Ekonomi 12 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komandan Pasukan Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol Mulyadi menghadiri pembukaan NCT APAC 2026, konferensi dan p
Hukum & Peristiwa 13 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mempercepat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG
Kesehatan 13 jam lalu
Medan (buseronline.com) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengapresiasi keberhasilan Polri bersama sejumlah instansi terkait
Hukum & Peristiwa 14 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera
Pendidikan 15 jam lalu
Sleman (buseronline.com) Upaya pencegahan stunting dan pemenuhan gizi ibu hamil serta balita terus diperkuat melalui integrasi pelayanan P
Kesehatan 16 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Polri bersama Kementerian Pariwisata memperkuat sistem keamanan dan keselamatan destinasi wisata di Indonesia me
Hukum & Peristiwa 16 jam lalu
Medan (buseronline.com) Neraca beras Sumatera Utara (Sumut) pada Oktober 2026 mencatat surplus sebesar 27.633 ton. Produksi beras yang men
Ekonomi 17 jam lalu
Medan (buseronline.com) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meluncurkan program Teras Pelajar Sumut Berkah sebagai wadah bagi s
Pendidikan 18 jam lalu