Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Bandung (buseronline.com) Eks Pabrik Kina di kawasan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, menjadi salah satu saksi penting perjalan
Kesehatan 10 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendukung peluncuran dan peresmian Smart Greenhouse di Universitas Gunadarma Technopark sebagai upaya memperkuat pembelajaran, riset, dan inovasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Fasilitas yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat, ini diharapkan menjadi pusat unggulan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi perguruan tinggi dan masyarakat, Selasa.
Peluncuran Smart Greenhouse tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PPPTS) skema kemitraan yang diinisiasi oleh Kemdiktisaintek.
Program ini bertujuan meningkatkan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan tinggi melalui kolaborasi antarkampus, penguatan sarana riset, serta pemanfaatan teknologi terapan yang selaras dengan agenda pembangunan nasional.
Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Muhammad Najib, menegaskan bahwa keberadaan Smart Greenhouse mencerminkan pendekatan pembelajaran aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
“Technopark dan Smart Greenhouse kami dorong menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa, sekaligus meeting point antara keahlian kampus dan kebutuhan industri. Di sinilah riset, pembelajaran, dan inovasi bertemu dan menghasilkan dampak yang konkret,” ujar Muhammad Najib.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas lulusan, penguatan riset terapan, serta pengembangan inovasi yang dapat diimplementasikan langsung di masyarakat.
Sementara itu, Rektor Universitas Gunadarma, Margianti, menyampaikan bahwa Smart Greenhouse dirancang sebagai ruang pembelajaran lintas disiplin yang mengintegrasikan teknologi digital, pertanian modern, dan manajemen.
Fasilitas ini tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga menjadi sarana penguatan kompetensi mahasiswa secara praktis dan berkelanjutan.
“Keberadaan Smart Greenhouse menjadi bagian dari upaya kami untuk memaksimalkan potensi yang ada agar dapat dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan terjangkau. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses produksi, pengelolaan, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Margianti.
Kemdiktisaintek menilai inisiatif ini sejalan dengan kebijakan mendorong perguruan tinggi menjadi kampus berdampak, yakni institusi pendidikan tinggi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi lokal, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sekitarnya.
Dukungan terhadap pengembangan Smart Greenhouse juga disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah. Ia mengapresiasi konsistensi Universitas Gunadarma dalam mengembangkan inovasi berbasis STEM dan pertanian modern di tengah tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan nasional.
“Di saat banyak perguruan tinggi mulai meninggalkan sektor pertanian, Universitas Gunadarma justru menghadirkan pendekatan teknologi yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Ini penting untuk menunjukkan kepada generasi muda bahwa pertanian dan teknologi dapat berjalan beriringan serta memiliki masa depan yang menjanjikan,” kata Ledia.
Peresmian Smart Greenhouse dilakukan melalui kolaborasi antara Kemdiktisaintek, perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta mitra terkait. Fasilitas ini dilengkapi dengan teknologi pertanian cerdas (smart farming) dan dirancang sebagai wahana pembelajaran, penelitian terapan, serta edukasi publik, termasuk bagi siswa SMA dan SMK.
Ke depan, Kemdiktisaintek berharap Smart Greenhouse Universitas Gunadarma dapat menjadi contoh praktik baik bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan pusat unggulan iptek berbasis kolaborasi dan inovasi.
Kementerian juga akan terus mendorong sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya agar pendidikan tinggi mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan nasional. (R)
Bandung (buseronline.com) Eks Pabrik Kina di kawasan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, menjadi salah satu saksi penting perjalan
Kesehatan 10 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menjadikan Desa Kepyar, Kabupaten Wonogiri, sebagai proyek per
Ekonomi 11 jam lalu
Manado (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memperkuat peran komunikasi
Hukum & Peristiwa 12 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus berupaya meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat
Pendidikan 13 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya memperkuat integritas seluruh jajaran pemerintah daera
Hukum & Peristiwa 13 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengapresiasi kontribusi Universitas Sumatera Utara (USU) dalam
Pendidikan 14 jam lalu
Medan (buseronline.com) Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Medan berpeluang menembus pasar global melalui kolaborasi Uniq
Ekonomi 15 jam lalu
Pondok Cabe (buseronline.com) Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri terus mendorong inovasi dalam mendukung ketahanan pan
Ekonomi 16 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmennya mendukung implementasi program nasional Wajib Belajar 13 Tahu
Pendidikan 16 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp50 miliar untuk bantuan permodalan bagi p
Ekonomi 17 jam lalu