Jumat, 10 Juli 2026

Kerja Sama UNILA dengan Monash dan Deakin University Upayakan Pembangunan SDM

Minggu, 03 Maret 2024 09:42 WIB
Kerja Sama UNILA dengan Monash dan Deakin University Upayakan Pembangunan SDM
Kantor Atdikbud KBRI Canberra kembali menggelar kegiatan Ambassador Goes to Campus, Jumat, (1/3/2024). (Dok/Kemendikbudristek RI)
Melbourne (buseronline.com) - Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra kembali menggelar kegiatan Ambassador Goes to Campus. Dalam kegiatan ini, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Australia dan Republik Vanuatu berkunjung ke kampus untuk bertemu dan berdiskusi dengan pimpinan universitas dan memberikan sharing session kepada mahasiswa dan sivitas akademika. Ambassador Goes to Campus bertujuan untuk mempromosikan pendidikan di Indonesia dan menjajaki peluang kerja sama antara perguruan tinggi di Australia dan Indonesia.

Kegiatan Ambassador Goes to Campus pada tanggal 1 Maret 2024 berlangsung di Deakin dan Monash University. Kedua universitas berada di Kota Melbourne, Australia. Monash dan Deakin University merupakan universitas terbaik di Australia yang berlokasi di negara bagian Victoria. Adapun, Deakin University akan segera membuka kampus di Indonesia.

Saat ini, Deakin University sedang dalam proses penyiapan rekrutmen mahasiswa untuk kampus barunya di Kota Bandung. Sementara Monash University sudah terlebih dahulu memiliki kampus di Jakarta.

“Deakin University segera memiliki kampus cabang di Bandung, sementara Monash University sudah beroperasi di Jakarta. Mereka akan membawa budaya akademik Australia yang diharapkan dapat menguatkan ekosistem pendidikan di Indonesia. Kita mendorong Monash dan Deakin untuk bekerja sama dengan universitas lokal di Indonesia agar dapat membantu dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia,” papar Atdikbud RI Canberra, Mukhamad Najib.

Menurutnya, Ambassador Goes to Campus kali ini mempertemukan pimpinan Universitas Lampung (UNILA) dengan pimpinan Deakin University dan Monash University. Dengan pertemuan ini diharapkan UNILA dan Deakin dan Monash University bisa saling mengenal dan bisa melanjutkan kerja sama secara konkret.

“Selama ini kampus-kampus di pulau Jawa sudah sangat aktif dalam melakukan kerja sama dengan Australia. Hal ini sangat baik. Namun begitu, kami berharap tidak hanya kampus di Jawa yang bisa bekerja sama dengan Australia, kami ingin memfasilitasi juga kampus di luar Jawa, seperti UNILA untuk bisa mengembangkan kerja sama dengan kampus-kampus di Australia. Kami bukakan pintunya dengan harapan universitas bisa menindaklanjutinya,” jelasnya.

Dalam pertemuan dengan Presiden Deakin University, Dubes RI untuk Australia, Siswo Pramono, menyampaikan pentingnya kerja sama Indonesia dan Australia, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian. Sementara saat menjadi pembicara kunci di Monash University, Dubes Siswo menyampaikan pentingnya peran pendidikan dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

“Indonesia memiliki bonus demografi yang harus dimanfaatkan dengan baik. Hal itu hanya akan terjadi jika kita bisa memberikan pendidikan yang berkualitas. Kerja sama pendidikan Indonesia dan Australia akan mempercepat terpenuhinya sumber daya manusia berkualitas yang dibutuhkan, yang siap memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan kemajuan kedua negara. Selain itu, Indonesia dan Australia bisa melakukan kerja sama penelitian dalam mengatasi dampak dari perubahan iklim,” terang Dubes Siswo.

Rektor UNILA Lusmeilia Afriani yang ditemani oleh dekan FISIP dan dekan FEB UNILA menyampaikan profil dan agenda UNILA dalam internasionalisasi. Dalam hal ini, Rektor UNILA membutuhkan mitra Australia seperti Deakin dan Monash University yang telah memiliki reputasi global.

“Kami banyak mendengar Monash dan Deakin University merupakan kampus yang memiliki reputasi global. Oleh karena itu, sangat baik jika UNILA bisa belajar dan bekerja sama dengan Monash dan Deakin. Kami memiliki 8 fakultas, di antaranya fakultas pendidikan yang sangat cocok bermitra dengan Deakin University sebagai universitas yang kuat dalam bidang pendidikan,” ungkapnya.

Sementara Presiden Deakin University, Iain Martin mengatakan jika Deakin sangat tertarik membangun kerja sama dengan universitas di Indonesia. Untuk kerja sama dalam bidang penelitian, Presiden Deakin University menekankan pentingnya menjalin hubungan antara peneliti dengan bidang ketertarikan yang sama.

“Pada akhirnya, implementasi kerja sama penelitian ada pada tingkat peneliti. Oleh karena itu, penting untuk mempertemukan antara peneliti untuk sama-sama saling mengenal penelitian masing-masing sebagai pembuka jalan kerjasama,” tuturnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58, 282 Capaja Siap Jadi Perwira Polri
Kemah Bela Negara 2026 Digelar di Garut, Perkuat Karakter Generasi Muda dan Cegah Radikalisme
Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Bertolak ke NTB untuk Kunjungan Kerja
Kapolri Salurkan 80 Ton Pupuk Batu Bara untuk Lima Kelompok Tani di Riau
komentar
beritaTerbaru