1,49 Juta Warga Jateng Terlibat Judi Online, Pemprov Siapkan Langkah Penindakan
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan praktik judi online
Hukum & Peristiwa satu jam lalu
Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) kembali membuka program beasiswa pendidikan bagi guru Madrasah Diniyah untuk melanjutkan studi ke jenjang sarjana (S1) dan magister (S2).
Program beasiswa ini menjadi salah satu upaya Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta kompetensi tenaga pendidik.
"Beasiswa ini bentuk komitmen Pak Gubernur Ahmad Luthfi dan Pak Wagub Taj Yasin, untuk mengangkat pendidikan Madrasah Diniyah kita, juga meningkatkan keilmuan para gurunya. Ini juga realisasi dari 11 program prioritas Luthfi-Yasin, khususnya peningkatan pendidikan," kata Hasyim di Semarang.
Untuk jenjang S1, penerima beasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp2,5 juta per semester selama enam semester, dengan penyaluran dijadwalkan mulai Desember 2026. Sementara itu, mahasiswa jenjang S2 mendapatkan bantuan Rp3 juta per semester selama tiga semester, mulai 2026 sesuai ketentuan program.
Karena itu, peningkatan kapasitas akademik guru Madrasah Diniyah diharapkan dapat mendukung kualitas pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Pendaftar juga harus merupakan penduduk Jawa Tengah dan berstatus sebagai guru di Madrasah Diniyah yang berada di wilayah Jawa Tengah. Lembaga pendidikan tempat mengajar harus terdaftar atau memiliki izin dari Kementerian Agama.
Persyaratan lainnya adalah telah diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi di Jawa Tengah yang bekerja sama dengan Pemprov Jateng. Bukti penerimaan atau kartu hasil studi harus disertakan sesuai ketentuan program.
"Persyaratan berikutnya, bersedia menandatangani Kesepakatan Bersama antara LFSP Provinsi Jawa Tengah dan penerima beasiswa," ujar Hasyim.
Tahapan seleksi beasiswa dimulai dengan pembukaan pendaftaran pada 28 Oktober hingga 22 November 2026. Seleksi dijadwalkan berlangsung pada 23–30 November 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi pada 1 Desember 2026.
Melalui berbagai program beasiswa tersebut, Pemprov Jateng berupaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi tenaga pendidik keagamaan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren serta Madrasah Diniyah. (R)
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan praktik judi online
Hukum & Peristiwa satu jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara menggelar Perayaan Hari Ulos Tahun 2026 dengan meriah di Kota Taru
Ekonomi 2 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) kembali membuka program beasiswa pendidikan bagi guru Madrasah
Pendidikan 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi,
Ekonomi 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pembaruan UndangUndang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) untuk me
Hukum & Peristiwa 3 jam lalu
Bogor (buseronline.com) Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI Fajar Riza Ul Haq meninjau pelaksanaan hari kedua
Pendidikan 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,2 miliar untuk pembangunan
Ekonomi 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memperkuat pengembangan Sandbox Kesehatan untuk mendorong inovasi teknologi
Kesehatan 5 jam lalu
Sunderland (buseronline.com) Sunderland berhasil melaju ke babak perempat final Carabao Cup 2026/2027 setelah menundukkan Brentford dengan
Olahraga 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) menggelar Cek Kesehatan Gra
Kesehatan 6 jam lalu