Minggu, 11 Oktober 2026

Pemanfaatan Papan Interaktif Digital Bikin Pembelajaran di SMPN 9 Metro Lebih Menarik

Minggu, 11 Oktober 2026 20:00 WIB
Pemanfaatan Papan Interaktif Digital Bikin Pembelajaran di SMPN 9 Metro Lebih Menarik
Dari kanan ke kiri: Ratu Qimora, Rizna Aurora Putri, dan Mezzaluna Azzury.

Metro (buseronline.com) - Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) di SMP Negeri 9 Metro, Lampung, menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, teknologi ini membantu guru menyampaikan materi secara visual sekaligus mendorong keterlibatan aktif siswa selama proses belajar mengajar.

Salah satu guru yang memanfaatkan teknologi tersebut adalah Badrun, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 9 Metro. Ia menggunakan PID mulai dari kegiatan pembuka, penyampaian materi inti, hingga evaluasi pembelajaran.

Dalam penerapannya, Badrun mengintegrasikan sejumlah platform digital, seperti Google, YouTube, Canva, Wayground, dan Wordwall.net. Berbagai aplikasi tersebut digunakan untuk memperkaya penyajian materi serta meningkatkan interaksi antara guru dan siswa.

"Saya menggunakan PID dalam studi agama sebagai alat pembelajaran yang memperkuat proses interaksi dengan siswa melalui fitur-fiturnya, baik pada sesi pembuka, sesi utama, maupun media penilaian," kata Badrun, pada 8 Oktober 2026.

Menurutnya, PID memudahkan guru menyampaikan fakta dan contoh konkret dari kehidupan nyata sehingga siswa lebih mudah memahami materi. Penyajian yang bervariasi juga membuat pembelajaran tidak monoton.

Badrun menambahkan, siswa terlihat lebih antusias ketika diberi kesempatan untuk menggunakan perangkat tersebut secara langsung. Interaksi ini turut membantu mengurangi kejenuhan dan meningkatkan perhatian siswa selama pembelajaran.

"Siswa lebih tertarik, terutama ketika mereka diajak untuk berpartisipasi langsung dalam menggunakan PID. Hal ini mengurangi kecenderungan siswa untuk mengantuk dan berbicara sendiri karena presentasinya lebih bervariasi dan interaktif," ujarnya.

Manfaat penggunaan PID juga dirasakan oleh para siswa. Mezzaluna Azzury, siswa kelas VII SMPN 9 Metro, mengungkapkan bahwa teknologi tersebut membuat pembelajaran lebih menyenangkan sekaligus mempermudah pemahaman materi.

"PID membuat pembelajaran lebih menarik, membuat kami lebih memahami materi, dan membuatnya lebih mudah dicerna," kata Mezzaluna.

Hal senada disampaikan Ratu Qimora, siswa kelas VII lainnya. Ia menilai tampilan visual pada PID membantu menjelaskan materi yang sebelumnya sulit dipahami melalui metode pembelajaran satu arah.

"Jika guru menjelaskannya satu arah, sebelum ada PID, itu akan membingungkan. Dengan PID, saya memiliki representasi visual, sehingga lebih mudah dipahami," ungkapnya.

Ratu mengaku sebelumnya mengira perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau PID hanya berupa televisi layar datar biasa. Namun, setelah menggunakannya dalam pembelajaran, ia mengetahui bahwa perangkat tersebut memiliki beragam fitur yang mendukung kegiatan belajar secara interaktif.

Meski demikian, penggunaan PID di SMPN 9 Metro masih dilakukan secara bergantian sesuai kebutuhan kelas. Rizna Aurora Putri, salah seorang siswa, berharap jumlah perangkat dapat ditambah agar semakin banyak siswa memperoleh kesempatan memanfaatkannya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polda Lampung Ungkap Sejumlah Kasus Perdagangan Ilegal
KPK Perluas Gerakan Antikorupsi di Lampung, Libatkan Kampus hingga Pelajar
Polda Lampung Siagakan Tim Kesehatan Hadapi Erupsi Anak Krakatau
Kemenkes Tegaskan Tidak Ada Penggelembungan Anggaran Alkes RSUD Krui, Total Bantuan Capai Rp56,7 Miliar
Polda Lampung Ungkap 75 Kasus Kejahatan Jalanan, 95 Tersangka Diamankan
Polda Lampung Bongkar Kasus Curanmor Berdarah yang Tewaskan Anggota Polisi
komentar
beritaTerbaru