Kamis, 01 Oktober 2026

Indonesia Raih Sembilan Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

Kamis, 01 Oktober 2026 12:10 WIB
Indonesia Raih Sembilan Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026
Kepulangan kontingen Indonesia disambut Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti di Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Perjalanannya dimulai dari Kompetisi Kompetensi Siswa, kemudian berlanjut ke kompetisi tingkat ASEAN, seleksi regional, seleksi nasional, hingga mengikuti pelatihan khusus untuk menghadapi WorldSkills Shanghai 2026.

Persiapan Fatima juga dilakukan melalui pengalaman praktik di lingkungan industri. Ia mengikuti sejumlah pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dalam berinteraksi dengan tamu dan memahami standar kerja profesional di bidang pelayanan restoran.

"Saya selalu percaya bahwa saya ingin memberikan yang terbaik. Syukurlah, mungkin ini adalah bonus yang saya dapatkan," kata Fatima.

Adapun Rash Asyari Amyris Thalib sempat merasa peluangnya meraih medali telah berakhir setelah menghadapi sejumlah kendala selama kompetisi. Namun, hasil akhir membawanya masuk dalam tiga besar dan memperoleh medali perunggu.

"Awalnya saya merasa tidak akan memenangkan medali. Tetapi setelah pengumuman dan berada di tiga besar, tentu saja saya sangat bahagia," ujar Rash.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menilai keberhasilan di WorldSkills tidak hanya berkaitan dengan penghargaan yang diperoleh. Pengalaman peserta selama mengikuti kompetisi internasional juga diharapkan dapat memberikan dampak bagi penguatan pendidikan vokasi di Indonesia.

Tatang mengatakan pengalaman WorldSkills akan disebarluaskan melalui penyelarasan Kompetisi Kompetensi Siswa, penguatan pusat pelatihan mitra, serta penyusunan buku mengenai pengalaman Indonesia di ajang keterampilan tingkat dunia.

Sementara itu, pakar Indonesia Angga Friyanto menilai kemampuan teknis peserta Indonesia sudah cukup kompetitif. Angga yang mendampingi Rash dalam kompetisi tersebut sebelumnya pernah menjadi peserta WorldSkills pada 2013 dan kemudian mendapat kesempatan menjadi pakar dalam sejumlah ajang WorldSkills berikutnya.

Menurut Angga, salah satu tantangan yang masih perlu diperkuat adalah kepercayaan diri peserta ketika berhadapan dengan kompetitor dari berbagai negara.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa capaian di Shanghai harus menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

"Prestasi ini bukanlah akhir dari perjalanan panjang kita untuk mencapai pendidikan berkualitas bagi semua, dan juga bukan akhir dari komitmen kita untuk terus mendidik bangsa dan memajukan bangsa dan negara melalui pendidikan dan prestasi yang telah Anda raih," ujarnya.

Sembilan penghargaan yang diraih di WorldSkills Shanghai 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian bagi para delegasi, tetapi juga menjadi sumber pengalaman dan pembelajaran yang dapat dibagikan kepada siswa lain melalui sekolah, lembaga pendidikan vokasi, dan dunia kerja. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Penuhi Stadion Saat Hadapi Bangladesh
Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Masih di Posisi Kedua
Indonesia Tahan Malaysia 0-0, Garuda Masih Berpeluang ke Final
Indonesia Kirim 20 Talenta Muda Berlaga di WorldSkills Competition 2026 Shanghai
Kemenkeu dan BI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026
komentar
beritaTerbaru