Minggu, 27 September 2026

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan Penggagas Program Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia

Minggu, 27 September 2026 19:45 WIB
Ahmad Luthfi Terima Penghargaan Penggagas Program Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Penggagas Program Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia dari Jawa Pos Radar Semarang dalam Malam Puncak Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel and Convention, Jumat (25/9/2026).

Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Penggagas Program Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia dari Jawa Pos Radar Semarang.

Dilansir dari laman Jatengprov, penghargaan itu diterima Ahmad Luthfi dalam Malam Puncak Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel and Convention, pada 25 September 2026.

Program Sekolah Kemitraan merupakan terobosan Pemprov Jawa Tengah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, di tengah keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Saat ini, Pemprov Jateng telah menggandeng 139 sekolah swasta dalam program tersebut. Jumlah itu terdiri dari 56 SMA dan 83 SMK dengan kapasitas mencapai 5.004 kursi.

Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 3.676 siswa telah diterima melalui Program Sekolah Kemitraan. Biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu ditanggung melalui APBD Provinsi Jawa Tengah.

Kebijakan tersebut dinilai penting mengingat daya tampung sekolah negeri belum mampu menampung seluruh lulusan SMP sederajat di Jawa Tengah.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMA, SMK, dan SLB negeri di Jawa Tengah menyediakan sekitar 231.724 kursi. Sementara jumlah lulusan SMP sederajat diperkirakan mencapai 567.500 siswa. Artinya, kapasitas sekolah negeri baru menjangkau sekitar 40,83 persen lulusan.

Luthfi mengatakan, penghargaan yang diterimanya bukan merupakan tujuan utama, melainkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Keberhasilan mendapatkan suatu piagam penghargaan bukan tujuan utama. Tetapi bagaimana penghargaan itu bisa memacu kita untuk membuat terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Luthfi.

Ia menjelaskan, Program Sekolah Kemitraan dirancang untuk membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi kemiskinan melalui sektor pendidikan.

"Sekolah Kemitraan ini memang kita gagas dan mungkin baru satu-satunya di Indonesia, bagaimana kita mereduksi angka kemiskinan dari sekolah," ujarnya.

Luthfi menegaskan, cakupan program tersebut akan terus diperluas. Pemprov Jateng juga akan mendorong pendidikan vokasi agar semakin terhubung dengan dunia usaha dan dunia industri.

"Akan kita tambah lagi. Di tempat kita itu banyak sekolah vokasi. Kita tempelkan di perusahaan. Supaya pendidikan bisa dinikmati masyarakat, bisa mengubah hidup mereka, sehingga bisa sejahtera," katanya.

Salah satu penerima manfaat Program Sekolah Kemitraan, Noval Surya Saputra, menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut.

Noval kini menempuh pendidikan di SMA Laboratorium UPGRIS Semarang. Ia mengaku terbantu dengan adanya Program Sekolah Kemitraan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas Program Kemitraan," ujar Noval yang turut hadir dalam acara penghargaan tersebut.

Dalam malam penganugerahan itu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah dari Kota Semarang, Salatiga, Pekalongan, Magelang, serta Kabupaten Kendal, Semarang, Demak, Wonosobo, dan Magelang. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jateng Dinilai Berhasil Tekan Stunting, Demak dan Kabupaten Semarang Jadi Percontohan
Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga Desember 2026
242 Sekolah di Jateng Raih Predikat Adiwiyata, Kepedulian Lingkungan Ditanamkan Sejak Dini
Borobudur Indonesia Expo 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Kota Magelang
Jateng Dorong Perlindungan Lahan Sawah untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Sekda Jateng Dorong Sekolah Rakyat Siapkan Masa Depan Peserta
komentar
beritaTerbaru