Jumat, 25 September 2026

Pajak Warga Jabar Topang Pendidikan Hampir 1 Juta Siswa

Jumat, 25 September 2026 17:20 WIB
Pajak Warga Jabar Topang Pendidikan Hampir 1 Juta Siswa
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengapresiasi masyarakat yang taat membayar pajak. Pasalnya, penerimaan pajak turut mendukung berbagai program pendidikan yang memberikan manfaat bagi hampir satu juta siswa di Jabar.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, sekitar Rp1,2 triliun dialokasikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan. Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk membiayai listrik dan air sekolah, pembangunan ruang kelas dan sekolah baru, serta berbagai kebutuhan pendidikan lainnya.

Dilansir dari laman Jabarprov, bantuan tersebut diberikan di luar Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sertifikasi guru. Program ini ditujukan untuk mendukung pelayanan pendidikan bagi para siswa.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga memberikan bantuan melalui program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK). Pada 2026, sebanyak 31.663 siswa SMA dan SMK swasta mendapatkan bantuan melalui program tersebut. Mereka merupakan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Dedi menyebutkan, total anggaran yang disiapkan untuk program SSK mencapai Rp73 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp150.000 per bulan bagi setiap siswa SMA dan Rp175.000 per bulan bagi siswa SMK.

Selain SPP, pemerintah juga membantu pembayaran sumbangan pendidikan atau uang pangkal sekolah swasta sebesar Rp1,5 juta per siswa setiap tahun.

Bantuan juga diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dalam bentuk seragam, tas, sepatu, dan buku. Nilai bantuan tersebut mencapai Rp1,8 juta per siswa per tahun.

Sebanyak 38.887 siswa menerima bantuan perlengkapan pendidikan tersebut dengan total anggaran yang bersumber dari APBD Jawa Barat sebesar Rp70 miliar.

Pemprov Jabar turut mengalokasikan Rp70 miliar untuk membantu 117.457 siswa yang terancam putus sekolah. Bantuan diberikan melalui pembayaran iuran bulanan untuk memastikan siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan. Setiap siswa memperoleh bantuan pembayaran iuran sebesar Rp600.000 per tahun.

Dedi menegaskan, berbagai program pendidikan tersebut tidak terlepas dari kontribusi masyarakat yang membayar pajak. "Ini semua yang membiayai warga Jabar yang membayar pajak. Jadi gratis pendidikan di Jabar itu digratiskan oleh warga Jabar," ujar Dedi Mulyadi, pada 22 September 2026.

Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Jawa Barat, termasuk sektor pendidikan, dengan taat memenuhi kewajiban membayar pajak. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Festival Literasi Ciamis 2026 Dorong Masyarakat Terus Membaca dan Belajar
Pemko Bandung Targetkan PAD Sumbang Lebih dari 60 Persen Pendapatan Daerah
Indonesia Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional
Minyak Akar Wangi Garut Dapat Pengakuan Indikasi Geografis
Jambore Gempita 2026 Ajak Anak Bandung Baca, Berkarya, dan Berdaya
Dinkes Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG
komentar
beritaTerbaru