Kamis, 10 September 2026

Bakesbangpol Bandung Dorong Generasi Muda Terapkan Wawasan Kebangsaan

Kamis, 10 September 2026 13:20 WIB
Bakesbangpol Bandung Dorong Generasi Muda Terapkan Wawasan Kebangsaan
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Kota Bandung Aswin Sulaeman Utama.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mendorong generasi muda untuk menerapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dinilai dari laman Jabarprov, nilai-nilai kebangsaan tersebut didorong melalui kepedulian terhadap lingkungan, gotong royong, disiplin, tanggung jawab, serta sikap menghormati sesama.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Kota Bandung Aswin Sulaeman Utama mengatakan pembinaan wawasan kebangsaan dilakukan dengan pendekatan yang menyesuaikan perkembangan zaman dan karakter generasi muda.

Salah satunya melalui pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok sebagai ruang edukasi untuk menyampaikan nilai-nilai kebangsaan dengan bahasa yang lebih dekat dengan anak muda.

"Kita masuk di Instagram, TikTok, ataupun melebur dengan apa yang mereka inginkan. Kita berbicara di sisi persahabatan dengan anak-anak sendiri," ujar Aswin.

Selain melalui media sosial, Bakesbangpol juga memberikan edukasi secara langsung dengan mengunjungi sekolah tingkat SMP dan SMA. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan melalui contoh konkret yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Aswin menegaskan bahwa bela negara tidak selalu berkaitan dengan aktivitas militer. Menjaga kebersihan lingkungan, peduli terhadap sesama, menaati aturan, dan bertanggung jawab juga merupakan bentuk bela negara.

"Bela negara itu bukan hanya militer. Contoh paling sederhana, orang yang membuang sampah sembarangan itu orang yang tidak sadar diri. Kalau kamu mencintai negara kamu, jangan kamu kotori seperti itu," tuturnya.

Pembentukan karakter generasi muda juga dilakukan melalui pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Pembinaan mencakup aspek karakter, adab, sikap, kemampuan, akhlak, hingga fisik.

Proses pembinaan dimulai dari seleksi di tingkat sekolah dan dilanjutkan dengan penyaringan oleh Bakesbangpol. Peserta yang terpilih kemudian mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan serta dilibatkan dalam berbagai kegiatan Pemerintah Kota Bandung dan kegiatan kewilayahan.

"Kebangsaan itu dapat dimulai dari bagaimana sikap peduli dengan lingkungan, mau bergotong royong dengan saudara-saudaranya, dan mau menunjukkan diri sebagai pribadi yang menjaga tanah airnya," jelas Aswin.

Di tengah derasnya arus informasi dan budaya luar, Bakesbangpol juga mengajak generasi muda untuk mampu menyaring informasi serta memanfaatkan teknologi secara bijak.

Upaya penguatan nilai Pancasila turut dilakukan melalui Kemah Pancasila selama tiga hari. Kegiatan tersebut dikemas secara interaktif dengan menekankan kekompakan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Menurut Aswin, pembinaan wawasan kebangsaan tidak hanya menyasar pelajar dan Paskibraka, tetapi juga masyarakat umum. Pendekatan yang digunakan disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing kelompok.

Ia menilai jiwa kebangsaan harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, bukan hanya saat upacara atau peringatan hari besar nasional.

Kepedulian terhadap lingkungan, gotong royong, menghormati sesama, menjaga ketertiban, disiplin, dan bertanggung jawab menjadi bentuk nyata penerapan nilai kebangsaan.

Melalui berbagai program tersebut, Bakesbangpol Kota Bandung berupaya membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami wawasan kebangsaan, tetapi juga mampu menerapkannya sebagai bagian dari karakter dalam kehidupan sehari-hari. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Bandung Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Renovasi SDN 026 Bojongloa Dimulai, Siswa Dipindahkan Sementara
Wagub Jabar Dorong Masyarakat Sadar Risiko Penyakit Jantung
Pemko Bandung Perluas Akses Layanan Kesehatan, Puskesmas Hadir Lebih Dekat dengan Warga
Disdagin Kota Bandung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pembinaan dan Perluasan Pasar
Disarpus Bandung Perluas Literasi, Hadirkan Program Digital hingga Wisata Edukasi
komentar
beritaTerbaru