"Untuk bisa lebih terlatih, guru perlu mendapatkan pelatihan untuk memberikan layanan dukungan psikososial kepada siswa didik," ujarnya.
Dampak positif dari pendampingan tersebut dirasakan salah satu siswa korban gempa di Ngada, Felix Axelleon Naweng. Setelah mengikuti kegiatan dukungan psikososial, Felix mengaku lebih tenang ketika menceritakan kembali pengalaman yang dialaminya saat gempa.
"Ya, ada pengaruh. Setelah ada kegiatan tersebut, saya sudah lebih fokus dan tenang ketika bercerita tentang gempa," kata Felix.
Kemendikdasmen berharap dukungan psikososial dan kerja sama berbagai pihak dapat membantu mempercepat pemulihan warga sekolah terdampak gempa di NTT.
Pemulihan dilakukan secara bertahap, baik melalui dukungan mental maupun pembangunan kembali sarana dan prasarana pendidikan. (R)
beritaTerkait
komentar