Selain bantuan sarana pendidikan, pendampingan psikososial diberikan kepada murid dan guru melalui kerja sama dengan Himpunan Psikologi, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta mitra perguruan tinggi.
Kemendikdasmen juga menyiapkan bantuan lanjutan berupa 5.000 school kit, 1.500 family kit, 6.238 mebelair, 3.956 papan tulis, dan 123.522 buku.
Pendampingan kepada pemerintah daerah dalam penerapan kebijakan pembelajaran masa darurat akan terus dilakukan hingga kebijakan tersebut berakhir pada 28 Agustus 2026.
Kemendikdasmen mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak.
Dukungan tersebut terutama diperlukan untuk mempercepat distribusi bantuan serta mendampingi guru dan murid dalam menjalankan pembelajaran di tengah kondisi darurat.
Upaya tersebut diharapkan dapat memastikan bencana tidak menghentikan hak anak untuk memperoleh pendidikan dan tetap mendapatkan dukungan yang dibutuhkan selama masa pemulihan. (R)
beritaTerkait
komentar