Bantuan berupa masker medis dan paket kesehatan juga akan didistribusikan kepada satuan pendidikan yang terdampak karhutla.
Kemendikdasmen akan terus memantau perkembangan kondisi hingga akhir September 2026 dengan mengacu pada Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) harian.
Untuk mendukung kelangsungan pembelajaran, kementerian juga menyediakan modul pembelajaran, menyiapkan ruang kelas aman asap di sekolah rujukan pada setiap kecamatan terdampak, serta menyediakan layanan psikososial bagi warga sekolah.
Selain itu,
Kemendikdasmen memberikan fleksibilitas dalam penggunaan dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk memenuhi kebutuhan darurat akibat kabut asap.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan sekaligus memberikan perlindungan kepada murid, pendidik, dan tenaga kependidikan selama bencana karhutla berlangsung. (R)
beritaTerkait
komentar