Minggu, 23 Agustus 2026

Jabar Perkuat Pendidikan Kesetaraan untuk Dongkrak IPM

Minggu, 23 Agustus 2026 12:05 WIB
Jabar Perkuat Pendidikan Kesetaraan untuk Dongkrak IPM
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (19/8/2026) malam.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadikan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan di usia ke-81 Provinsi Jawa Barat.

Dilansir dari laman Jabarprov, salah satu langkah yang disiapkan yakni memperkuat pendidikan kesetaraan untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, pada 19 Agustus 2026 malam.

Dedi mengatakan, peningkatan rata-rata lama sekolah tidak cukup hanya dengan memastikan anak-anak saat ini mendapatkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Pemerintah juga harus memberikan kesempatan kepada masyarakat dewasa dan lanjut usia yang belum memperoleh pendidikan secara memadai.

Menurutnya, rata-rata lama sekolah merupakan indikator yang mencerminkan tingkat pendidikan seluruh penduduk Jawa Barat. Karena itu, peningkatannya harus menyasar seluruh kelompok usia.

Salah satu upaya yang dinilai dapat mempercepat capaian tersebut adalah penguatan pendidikan kesetaraan mulai dari Paket A, Paket B, Paket C hingga Paket D.

"Kalau kita ingin mendongkrak ini cepat loncat, tidak hanya berpikir hari ini anak-anak kita untuk sekolah SD, SMP, dan SMA sampai masuk perguruan tinggi. Kita juga harus mendongkrak usia-usia tua untuk memiliki kualifikasi pendidikan kalau IPM-nya ingin naik," ujar Dedi.

Ia mengakui pengembangan pendidikan kesetaraan membutuhkan biaya yang besar. Namun, kebijakan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jawa Barat secara lebih cepat dan merata.

Dedi menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi sebelum pemerintah mengejar target pembangunan lainnya.

Jawa Barat memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, kelautan, energi, geotermal, pembangkit listrik hingga industri dan manufaktur.

Namun, potensi tersebut harus dibarengi pemerataan pembangunan di 27 kabupaten/kota. "Memenuhi kebutuhan dasar dulu. Kita tidak bisa dulu terbang karena angka partisipasi pendidikan dasar sembilan tahun itu belum selesai," katanya.

Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Barat juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen menghadapi tantangan ke depan.

Dedi menyampaikan apresiasi kepada para gubernur Jawa Barat terdahulu, DPRD, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, aparatur pemerintahan, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Jawa Barat.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa menyatakan dukungannya terhadap berbagai gagasan pembangunan yang disampaikan Gubernur Dedi Mulyadi.

Buky mengibaratkan hubungan antara DPRD dan pemerintah provinsi seperti sebuah orkestra yang membutuhkan irama dan aturan agar seluruh bagian dapat berjalan secara harmonis.

"Jangan biarkan Gubernur Dedi Mulyadi menari tanpa tabuhan dan jangan biarkan Gubernur menyanyi tanpa iringan," ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun DPRD dan pemerintah provinsi memiliki tugas dan fungsi berbeda, keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membangun Jawa Barat.

"DPRD Jabar siap memberikan dukungan terhadap berbagai gagasan pembangunan yang baik dan berpihak kepada masyarakat," tegas Buky.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Jabar, serta unsur Forkopimda. Kegiatan berlangsung semarak dengan penampilan seni budaya dan hiburan dari sejumlah artis ibu kota asal Jawa Barat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bandara Husein Sastranegara Disiapkan Jadi Etalase Produk UMKM Kota Bandung
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi
Disdik Jabar dan UPI Kolaborasi Atasi Kekurangan Guru melalui Program GEMA JABAR
Pemprov Jabar Salurkan 24 Bibit Sapi untuk Perkuat Peternakan Rakyat
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
komentar
beritaTerbaru