Rabu, 07 Oktober 2026

Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 16:15 WIB
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
Wakil Gubernur Sumut Surya saat menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-74 USU di Auditorium USU, Jalan Dr Mansyur, Medan, Kamis (20/8/2026).

Medan (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengapresiasi kontribusi Universitas Sumatera Utara (USU) dalam mendukung kemajuan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pembangunan di Sumatera Utara.

Apresiasi tersebut disampaikan Surya saat menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-74 USU di Auditorium USU, Jalan Dr Mansyur, Medan, pada 20 Agustus 2026.

Surya mengatakan, peran USU sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), menghasilkan riset unggulan, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah.

Ia menilai tema Dies Natalis ke-74 USU, "Listening to Science for Global Impact", sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus menjadi dasar dalam memahami persoalan dan mengambil keputusan.

"Pentingnya riset, inovasi, kolaborasi lintas disiplin, serta kebijakan berbasis bukti agar ilmu pengetahuan tidak hanya bermanfaat secara lokal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi pada tingkat global," ujar Surya.

Ia menegaskan, hasil penelitian tidak boleh berhenti di lingkungan akademik. Riset harus mampu menghasilkan solusi, inovasi, rekomendasi kebijakan, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

"Riset jangan berhenti di ruang akademik. Inovasi jangan berhenti menjadi prototipe. Gagasan jangan berhenti dalam forum seminar," tegasnya.

Surya juga mengajak USU meningkatkan kolaborasi dengan Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha dan industri, komunitas, serta masyarakat.

Ia berharap semakin kuatnya kiprah USU di tingkat global dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sumatera Utara.

Sementara itu, Rektor USU Muryanto Amin mengatakan tema "Listening to Science for Global Impact" menjadi pesan agar ilmu pengetahuan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari pangan dan energi, lingkungan, kesehatan, SDM, hingga pengembangan ekonomi baru.

Menurut Muryanto, dampak global harus dimulai dari kemampuan menyelesaikan persoalan yang ada di tengah masyarakat.

"Global impact bukan berarti meninggalkan persoalan yang ada di sekitar, tetapi dimulai dari kemampuan menyelesaikan persoalan yang terjadi di masyarakat, mengubah pengetahuan menjadi manfaat, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat," katanya.

Saat ini, USU mengelola 42.724 mahasiswa, 1.595 dosen, 2.346 tenaga kependidikan, dan 272.196 alumni. USU juga memiliki 325 dosen asing dan 518 mahasiswa asing sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi kampus.

Muryanto menambahkan, USU terus memperkuat kapasitas daerah melalui kerja sama dengan Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya di Kepulauan Nias.

Di Kabupaten Nias Utara, USU telah membuka dua program studi di luar kampus, yakni S-1 Agroteknologi dan Manajemen Sumber Daya Perairan pada Fakultas Pertanian.

Selain itu, USU berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dalam pemberian beasiswa, penambahan kuota pendidikan, serta penyediaan SDM bidang kesehatan untuk membantu penanganan tuberkulosis, stunting, dan persoalan banjir di sejumlah daerah. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027
Mendiktisaintek Dorong USU Jadi Pusat Unggulan Iptek di Sumatera
Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Perkuat Langkah Optimalkan PAD 2026
Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap dan Budidaya
Wagub Sumut Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Wagub Sumut Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu-Nias
komentar
beritaTerbaru