Selasa, 06 Oktober 2026

Disdik Jabar dan UPI Kolaborasi Atasi Kekurangan Guru melalui Program GEMA JABAR

Kamis, 20 Agustus 2026 15:50 WIB
Disdik Jabar dan UPI Kolaborasi Atasi Kekurangan Guru melalui Program GEMA JABAR
Dr H Purwanto MPd.

Bandung (buseronline.com) - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat kolaborasi untuk mengatasi persoalan kekurangan dan pemerataan tenaga pendidik melalui Program Probidik GEMA JABAR (Penguatan Profesional Bidang Kependidikan-Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat).

Dilansir dari laman Jabarprov, program tersebut menjadi langkah strategis dalam membantu memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, terutama di sejumlah wilayah Jawa Barat yang masih membutuhkan penguatan akses dan layanan pendidikan.

Melalui program yang mengadopsi konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa calon guru akan ditempatkan di satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat selama enam bulan.

Selama menjalani program, mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan belajar mengajar. Praktik tersebut juga direkognisi dan disetarakan dengan beban pembelajaran sebanyak 20 SKS.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengapresiasi kerja sama dengan UPI yang dinilai dapat menjadi salah satu upaya membantu memenuhi kebutuhan guru di Jawa Barat.

"Kami sangat berbahagia dan bersyukur UPI bisa bekerja sama serta berharmonisasi dengan kita untuk mengisi kekurangan guru melalui mahasiswa yang menjalani praktik lapangan," kata Purwanto di Gedung Achmad Sanusi, Kampus UPI Bandung, pada 14 Agustus 2026.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa calon guru dalam praktik lapangan tidak hanya memberikan manfaat bagi sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan kesiapan sebelum terjun ke dunia pendidikan secara profesional.

Melalui Probidik GEMA JABAR, Disdik Jabar dan UPI berharap kebutuhan tenaga pendidik di sekolah yang membutuhkan dapat terbantu. Pada saat yang sama, mahasiswa calon guru diharapkan mampu mengembangkan kompetensi profesional, pedagogik, dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi sekolah.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mencetak calon pendidik yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing serta ikut memperkuat kualitas layanan pendidikan di Jawa Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri dosen pembimbing lapangan dan perwakilan sekolah mitra, di antaranya kepala sekolah, koordinator sekolah, serta guru pamong. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
SNT 7 Bogor Dorong Siswa Ciptakan Solusi Lewat Pembelajaran STEM
Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon
Pemprov Jabar dan OJK Dorong Peternak Ayam Petelur Naik Kelas Lewat Program EGG
Kompolnas Dorong Polri Bongkar Jaringan Sindikat Narkotika
Jabar Uji Sistem Rujukan Baru, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Penyakit
komentar
beritaTerbaru