Sabtu, 10 Oktober 2026

Kemendikdasmen Perkuat PAUD dan Pendidikan Dasar melalui Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun

Jumat, 10 Juli 2026 12:22 WIB
Kemendikdasmen Perkuat PAUD dan Pendidikan Dasar melalui Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti menghadiri kegiatan Sarasehan Pendidikan di MSUS, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (5/7/2026).

Yogyakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat transformasi pendidikan nasional melalui penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam implementasi Wajib Belajar 13 Tahun serta peningkatan mutu pendidikan dasar sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti mengatakan pemerintah tengah menyiapkan berbagai kebijakan strategis untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh peserta didik. Hal tersebut disampaikannya dalam Kegiatan Sarasehan Pendidikan di Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS), Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.

Menurut Abdul Mu'ti, Kemendikdasmen berkomitmen memperkuat pendidikan sejak usia dini melalui implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Ia menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Kami di kementerian berkomitmen memperkuat pendidikan anak usia dini. Wajib Belajar 13 Tahun dimulai dari taman kanak-kanak, dan kami juga terus memberikan perhatian terhadap layanan kelompok bermain maupun penitipan anak agar kualitas layanan pendidikan sejak usia dini semakin baik," ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar pada usia dini sangat menentukan keberhasilan peserta didik pada jenjang pendidikan berikutnya. Karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PAUD sebagai bagian dari penguatan fondasi pendidikan nasional.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Dorong Pendidikan Jadi Penggerak Konservasi Keanekaragaman Hayati
IMSO ke-23 Resmi Ditutup, 207 Matematikawan Muda dari 23 Negara Adu Kemampuan
Mendikdasmen: Guru Berperan sebagai Agen Pembelajaran dan Peradaban
Mendikdasmen Dorong LPTK dan Sekolah Perkuat Ekosistem Pendidikan
61 Satuan Pendidikan di Kebumen Direvitalisasi, Wamendikdasmen Tekankan Penguatan Karakter Siswa
OPSI 2026 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Penelitian dan Inovasi Siswa
komentar
beritaTerbaru