Jumat, 09 Oktober 2026

Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Berkonsep Boarding School di Samosir

Kamis, 09 Juli 2026 17:01 WIB
Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Berkonsep Boarding School di Samosir
Gubernur Sumut Bobby Nasution foto bersama dengan lainnya saat menghadiri Rakernas PSBI di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan yang berfokus pada bidang pariwisata di Kabupaten Samosir.

Sekolah berkonsep boarding school itu diproyeksikan menjadi pusat pencetak sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mendukung pengembangan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa.

"Kami sedang membangun sekolah unggulan di Samosir. Ini akan menjadi SMK Pariwisata," ujar Bobby dalam sambutannya.

Menurut Bobby, sekolah tersebut tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga berfungsi membentuk karakter dan kesiapan mental para siswa.

Seluruh kebutuhan pendidikan, mulai dari pembelajaran hingga kebutuhan asrama, akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumut.

"Skemanya adalah boarding dan semua biaya ditanggung pemerintah, bukan hanya materi pembelajaran, tetapi juga kesiapan mental siswa," katanya.

Bobby menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir telah mendukung pembangunan sekolah tersebut dengan menyediakan lahan. Bahkan, dokumen perencanaan teknis atau Detailed Engineering Design (DED) telah selesai disusun.

"Tanahnya sudah kami siapkan, tinggal kami membangun. Jadi DED-nya sudah kami buat," ucapnya.

Selain fokus pada pembangunan pendidikan, Bobby juga menekankan pentingnya transformasi pengelolaan kebudayaan di Sumut. Menurutnya, pelestarian budaya harus dikembangkan melalui pendekatan industri kreatif agar tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Kita bukan zamannya lagi hanya melestarikan secara statis, tapi bagaimana melestarikan melalui industri," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bobby juga mengusulkan integrasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh Sumut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan penyediaan air bersih di berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua PSBI Effendi Simbolon menyampaikan tiga aspirasi utama yang menjadi perhatian masyarakat. Pertama, terkait persoalan infrastruktur, khususnya keterbatasan ketersediaan air bersih dan air irigasi di Kabupaten Samosir.

"Satu-satunya kabupaten yang di tengah air, tapi kekurangan air, baik air bersih maupun air irigasi," kata Effendi.

Kedua, mengenai operasional Aquafarm di kawasan Danau Toba. Menurutnya, PSBI tidak menginginkan perusahaan tersebut ditutup, namun meminta adanya tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

"Kami tidak ingin menutup Aqua Farm, tapi kami minta agar melaksanakan water and wastewater treatment," ujarnya.

Ketiga, PSBI menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Batak sebagai warisan leluhur yang menjadi identitas masyarakat.

"Kami hidup dan dibesarkan sampai sekarang ini tidak terlepas dari DNA orang Batak, yaitu budaya. Karena di dalam budaya itulah ada seni yang sangat beragam," pungkasnya. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Khusus untuk Mahasiswa UMSU
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Bobby Nasution Dorong Percepatan Rumah Subsidi di Sumut
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah se-Sumut Teken Komitmen Bersama KPK Cegah Korupsi
Bobby Nasution Beri Tali Asih kepada 13 Purna Olahragawan Berprestasi Sumut
Gubernur Sumut Berangkatkan Pasien Terduga Korban MBG ke RSCM Jakarta
komentar
beritaTerbaru