Sementara itu, Sekretaris Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Djarot Heru Santoso menyambut baik kerja sama antara UGM dan Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah dalam mendukung pelaksanaan Program Kecamatan Berdaya.
Ia berharap pembekalan tersebut dapat memberikan bekal bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah penugasan.
"Terima kasih atas kerja sama semuanya. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dalam pelaksanaan KKN UGM pada periode-periode berikutnya," kata Djarot.
Saat ini, selain UGM, Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya dalam mendukung implementasi Program Kecamatan Berdaya, di antaranya Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Diponegoro (Undip), dan Politeknik Negeri Semarang (Polines). (R)
beritaTerkait
komentar