Selasa, 26 Mei 2026

Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 13:50 WIB
Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum
Plt Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Jepara, Saptwagus Karnanejeng Rahmadi, saat peluncuran Sekolah Kartini Berdaya yang diinisiasi HMI Cabang Jepara di Gedung Shima, kompleks Setda Jepara, Minggu (24/5/2026).

Jepara (buseronline.com) - Perempuan muda didorong untuk memiliki literasi digital, ketahanan mental, dan pemahaman hukum di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Dilansir dari laman Jatengprov, hal itu dinilai penting agar perempuan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman kekerasan dan eksploitasi di ruang digital.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Jepara melalui Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Jepara, Saptwagus Karnanejeng Rahmadi saat peluncuran Sekolah Kartini Berdaya yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara di Gedung Shima, kompleks Setda Jepara, Minggu.

"Perempuan muda harus memahami mana yang disebut perlindungan, mana yang disebut pelecehan, dan bagaimana hukum melindungi martabat perempuan," ujar Saptwagus.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jepara terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan ketenagakerjaan.

Pada 2025, program Kartu Sarjana Jepara disebut telah menjangkau 2.398 mahasiswa dan siswa kurang mampu maupun berprestasi.

Selain itu, melalui program Jepara Karya, pemerintah daerah juga membuka 32.898 peluang kerja bagi masyarakat.

Ketua Panitia Sekolah Kartini Berdaya, Asro Nurul Hilal, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk respons terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan saat ini.

Mulai dari kekerasan seksual, perundungan, hingga eksploitasi perempuan di media sosial maupun kehidupan sehari-hari. "Kekerasan seksual, bullying, maupun hal-hal lain yang menjatuhkan martabat perempuan menjadi perhatian kami," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Jepara, Ayu Widiyawati menyampaikan Sekolah Kartini Berdaya telah memasuki tahun kedua pelaksanaan.

Program tersebut menghadirkan berbagai materi pelatihan, mulai dari perlindungan sosial, kesehatan perempuan, kecerdasan buatan, digital marketing, hingga pelatihan konten kreator.

"Ketika perempuan memahami haknya dan mandiri secara ekonomi, perempuan tidak akan rentan terhadap kekerasan dan eksploitasi," tutur Ayu. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jepara Targetkan 50 Medali Emas di Porprov XVII Jateng 2026
160 Kader PKK Jepara Disiapkan Jadi Garda Depan Deteksi TBC
Pameran UMKM Meriahkan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara, 53 Stan Ikut Berpartisipasi
17.372 Guru Non-ASN di Jepara Disasar Program Kartu Guru Sejahtera 2026
Metode Pembelajaran Mendalam Tingkatkan Kemampuan Analitis Siswa
Jepara Perkuat Pelaksanaan dan Pengawasan Program MBG 
komentar
beritaTerbaru