Jakarta (buseronline.com) - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menaruh perhatian besar terhadap kesiapan mental para pemain jelang tampil di Piala Asia AFC 2027. Menurutnya, tekanan di turnamen besar akan menjadi ujian penting bagi Skuad Garuda.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia, Herdman menjelaskan bahwa tidak ada pemain yang memiliki seluruh kualitas secara sempurna.
Karena itu, sebuah tim membutuhkan keseimbangan karakter agar mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan. "Tidak ada satu manusia sempurna yang memiliki semua kualitas tersebut. Dan inilah mengapa tim adalah sebuah tim," ujar Herdman.
Ia menilai setiap pemain memiliki respons berbeda ketika berada dalam tekanan pertandingan besar. Ada pemain yang mampu tetap tenang dan menemukan performa terbaiknya, sementara pemain lain menunjukkan kontribusi lewat semangat juang dan mental bertarung.
"Anda harus tahu bahwa beberapa pemain akan tangguh di bawah tekanan. Beberapa pemain akan mampu masuk ke kondisi flow di bawah tekanan dan yang lain tidak bisa," katanya.
Herdman juga menyoroti adanya pemain yang justru berkembang dalam situasi krusial dengan menunjukkan kualitas teknik level elite. Namun, menurutnya, ada pula pemain yang perannya lebih terlihat melalui kerja keras dan karakter pantang menyerah.
"Yang lain hanya menjadi tangguh, keras, dan penuh daya juang, sementara yang lain bisa menari di ujung pisau itu. Mereka benar-benar bisa menampilkan eksekusi teknis level elite dan mereka berkembang dalam momen-momen mereka," lanjutnya.
Mantan pelatih Kanada tersebut menegaskan bahwa tugas seorang pelatih adalah menemukan perpaduan terbaik dari berbagai karakter pemain yang dimiliki tim. Ia percaya keseimbangan kepribadian menjadi faktor penting untuk membangun Timnas Indonesia yang kompetitif.
"Jadi, saya pikir bagi seorang pelatih, ini tentang memahami bahwa Anda harus mendapatkan keseimbangan yang tepat dari semua kepribadian itu," jelas Herdman.
Selain itu, Herdman menyebut beberapa pemain akan menjadi lebih vokal saat menghadapi tekanan, sementara yang lain memilih tetap tenang namun tetap memberi kontribusi bagi tim.
"Beberapa pemain menjadi lebih vokal dalam momen-momen tersebut. Beberapa pemain menjadi introvert, tetapi tetap memberi sesuatu kepada tim," tuturnya.
Herdman pun mengingatkan bahwa banyak pemain Indonesia belum pernah merasakan tekanan besar di level internasional. Membela negara dengan dukungan jutaan masyarakat Indonesia disebutnya bisa menjadi tantangan sekaligus motivasi besar.
"Dan itu bisa menjadi pengalaman pertama seorang pemain di level seperti itu mewakili 280 juta rakyat. Itu adalah beban besar atau hadiah besar," tutup Herdman. (R)
beritaTerkait
komentar