Minggu, 23 Agustus 2026

Timnas U-17 Indonesia Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia

Rabu, 12 November 2025 03:09 WIB
Timnas U-17 Indonesia Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia
Laga Piala Dunia U-17 antara timnas Indonesia dan timnas Honduras.
Doha (buseronline.com) - Timnas U-17 Indonesia mencatat sejarah gemilang dalam perjalanan sepak bola nasional setelah menundukkan Honduras dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup H Piala Dunia U-17 2025 di Doha, Qatar, Senin.

Menurut laman resmi FIFA, kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia sepanjang keikutsertaannya di ajang Piala Dunia U-17.

Tak hanya itu, hasil ini juga menandai kemenangan perdana tim Garuda di seluruh level turnamen Piala Dunia, baik kelompok umur maupun senior.

Indonesia juga mencatat rekor sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang pernah meraih kemenangan di ajang Piala Dunia U-17.

Sebelumnya, Thailand yang tampil di edisi 1997 dan 1999 tidak pernah memperoleh satu poin pun selama mengikuti turnamen tersebut.

Timnas Indonesia telah dua kali berpartisipasi di Piala Dunia U-17, yakni pada tahun 2023 dan 2025.

Pada edisi 2023, saat menjadi tuan rumah, skuad Garuda Muda mengakhiri fase grup dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan, masing-masing melawan Ekuador (1-1), Panama (1-1), dan Maroko (1-3).

Sementara di edisi 2025, Indonesia yang tergabung di Grup H sempat kalah dari Zambia (1-3) dan Brasil (0-4), sebelum menutup fase grup dengan kemenangan bersejarah atas Honduras (2-1).

Selama dua edisi tersebut, ada lima pemain yang berhasil mencatatkan nama di papan skor untuk Indonesia dengan total enam gol.

Mereka adalah Arkhan Kaka (dua gol), serta Muhammad Nabil Asyura, Muhamad Zahaby Gholy, Evandra Florasta, dan Fadly Alberto yang masing-masing mencetak satu gol.

Arkhan Kaka pun masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Indonesia di ajang Piala Dunia U-17. Meski meraih kemenangan bersejarah, langkah Indonesia tetap terhenti di fase grup.

Skuad Garuda Muda menempati posisi ketiga Grup H dengan tiga poin dari tiga laga, namun gagal lolos ke babak 32 besar karena kalah dalam selisih gol dari tim-tim peringkat ketiga lainnya.

Kemenangan atas Honduras menjadi bukti perkembangan pesat sepak bola usia muda Indonesia dan menumbuhkan optimisme baru bagi masa depan tim nasional. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru