Rabu, 23 September 2026

Indonesia Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional

Rabu, 23 September 2026 12:40 WIB
Indonesia Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional
International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 dan 2nd FAI AISC 2026, yang seluruh rangkaiannya resmi ditutup, Minggu (20/9/2026).

Cikeas (buseronline.com) - Indonesia sukses menjadi tuan rumah dua kejuaraan indoor skydiving tingkat internasional yang digelar di Gedung Soemardhi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Dilansir dari laman Humas Polri, dua kejuaraan tersebut yakni International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 dan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship (AISC) 2026, yang seluruh rangkaiannya resmi ditutup pada 20 September 2026.

International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II berlangsung pada 17-20 September 2026. Ajang ini diikuti 382 peserta, termasuk peserta dari sembilan negara, yakni Singapura, China, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Rusia, Jepang, Polandia, dan Jerman.

Kejuaraan tersebut merupakan hasil kolaborasi Korps Brimob Polri, Komite Olahraga Polri, Persatuan Terjun Payung Polri, serta Komite Terjun Payung FASI.

Penutupan dilakukan oleh Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat yang mewakili Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Ramdani mengapresiasi seluruh juri, panitia, pelatih, ofisial, serta atlet Indonesia dan mancanegara yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan.

Ia mengatakan peningkatan jumlah peserta dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving di Indonesia sekaligus semakin banyaknya atlet dan generasi baru yang bermunculan.

"Ke depan, khususnya tim Indonesia, kita berharap dapat meningkatkan kemampuan dan menjadi pesaing yang lebih kuat bagi atlet-atlet internasional," ujar Ramdani.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada dewan juri nasional maupun internasional serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

"Apabila masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depan," katanya.

Selain Kapolri Cup II, 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 juga sukses digelar di fasilitas Wind Tunnel Brimob.

Kejuaraan ini diikuti lebih dari 200 atlet dari sembilan negara Asia. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman dan lancar tanpa kecelakaan atau zero accident.

Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyampaikan apresiasi kepada FAI, IAC, FASI, para juri, FAI Control Room, President Jury, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan.

Menurut Ardya, perkembangan indoor skydiving di Indonesia telah dimulai sejak kompetisi nasional pada 2022. Dari proses tersebut, Indonesia akhirnya mampu menyelenggarakan kejuaraan kategori Category 1 FAI.

"Perkembangan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan Wind Tunnel Brimob dan Korps Brimob Polri," ujarnya.

Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry turut mengapresiasi PB FASI, Korps Brimob Polri, delegasi dan juri FAI, serta atlet dan ofisial dari berbagai negara Asia.

Ia mendorong negara-negara Asia untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan olahraga indoor skydiving melalui penyelenggaraan kejuaraan secara berkelanjutan.

Mewakili Ketua PB FASI Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono yang berhalangan hadir, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto mengatakan kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari tersebut berjalan aman dan lancar.

Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi salah satu indikator berkembangnya olahraga indoor skydiving di kawasan Asia dan berpotensi melahirkan atlet berkaliber dunia.

Dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026, sejumlah tim Indonesia berhasil meraih gelar juara.

Pada kelas nasional, Tim Lebang Satbrimob Polda Sulteng menjadi juara pertama 2 Way VFS Open. Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng juga meraih juara pertama pada kategori 2 Way FS Open dan 4 Way FS Open.

Sementara itu, Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya B menjadi juara pertama 2 Way FS Female, sedangkan Polwan Pas Pelopor Korbrimob menjadi juara pertama 4 Way FS Female.

Di kelas Asia Tenggara, Indonesia juga meraih sejumlah prestasi. Tim Polwan Indonesia menjadi juara pertama 2 Way FS Female, sementara Indonesia menjadi juara pertama 4 Way FS Female dan 4 Way FS Open.

Pada kelas internasional, Tim TB Korbrimob Polri meraih juara pertama 2 Way FS Open. Tim Black Shadow Pas Pelopor Korbrimob Polri juga menjadi juara pertama 4 Way FS Open.

Indonesia turut meraih juara kedua pada kategori 4 Way VFS Open melalui tim Indonesia, serta juara kedua 4 Way FS Female.

Sementara pada kategori 2 Way FS Junior, pasangan Mario dan Aufa dari Indonesia keluar sebagai juara pertama.

Adapun dalam 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026, Indonesia juga meraih sejumlah posisi podium, di antaranya juara pertama 4-Way Formation Skydive Open dan juara kedua pada 4-Way Formation Skydive Female serta 4-Way Vertical Formation Skydive Open.

Prosesi penutupan AISC 2026 diakhiri dengan penurunan bendera FAI yang diiringi FAI Anthem. Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara kemudian menyerahkan bendera FAI kepada President Jury Sandy Nieuwenhoven, dilanjutkan deklarasi resmi berakhirnya kejuaraan.

Dua kejuaraan tersebut menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet sekaligus mempererat silaturahmi komunitas indoor skydiving Indonesia dan mancanegara dalam semangat sportivitas dan persahabatan internasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Minyak Akar Wangi Garut Dapat Pengakuan Indikasi Geografis
Karasa Jadi Upaya Pemko Bandung Perkuat Pencegahan Stunting
Galeri Patrakomala Dilirik Peserta Rakerda Dekranasda Jabar, Buka Peluang Kolaborasi
Wagub Jabar Ajak Mahasiswa IKOPIN Jadi Garda Terdepan Pengabdian kepada Masyarakat
Pemko Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
Grand Final SKDG Liga Garut 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penggerak Ekonomi Peternak
komentar
beritaTerbaru