"Tidak ada kartu merah yang dibatalkan karena memang tidak ada kartu merah. Informasi tersebut salah ditampilkan di sistem informasi komentator
FIFA dan kemudian dihapus," tulis Johnson.
Di sisi lain,
FIFA tetap menyelidiki insiden yang terjadi seusai laga final. Komite Disiplin
FIFA telah membuka investigasi untuk mengusut seluruh rangkaian kericuhan yang melibatkan pemain maupun ofisial kedua tim.
Selain Paredes, Nahuel Molina juga diduga terlibat setelah terekam melakukan tindakan terhadap Rodri saat para pemain Spanyol merayakan kemenangan. Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala, juga terlihat berselisih dengan gelandang Spanyol, Dani Olmo.
Hasil penyelidikan akan menjadi dasar bagi
FIFA untuk menentukan kemungkinan sanksi terhadap individu yang terlibat. Selain hukuman kepada pemain atau ofisial, Asosiasi Sepak Bola Argentina juga berpotensi dikenai sanksi apabila terbukti terjadi pelanggaran disiplin. (R)
beritaTerkait
komentar