Kamis, 23 Juli 2026

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol, Spanyol Juara dan Mbappe Cetak Sejarah

Kamis, 23 Juli 2026 07:02 WIB
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol, Spanyol Juara dan Mbappe Cetak Sejarah
Pemain Spanyol Ferran Torres (7) melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, NJ, dekat New York, Minggu (19/7/2026).

Medan (buseronline.com) - Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final.

Dilansir dari laman FIFA, turnamen yang untuk pertama kalinya digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu juga mencatat sejarah baru sebagai edisi paling produktif dalam lebih dari lima dekade terakhir.

Sepanjang turnamen, tercipta 308 gol dari 104 pertandingan atau rata-rata 2,96 gol per laga. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi sejak Piala Dunia 1970, sekaligus melampaui produktivitas Qatar 2022 (2,69 gol), Rusia 2018 (2,64), dan Brasil 2014 (2,67).

Meski demikian, rekor rata-rata gol tertinggi sepanjang sejarah masih dipegang Piala Dunia 1954 di Swiss dengan 5,38 gol per pertandingan. Sementara itu, Italia 1990 tetap menjadi edisi dengan produktivitas gol terendah, yakni 2,21 gol per laga.

Di sektor individu, Kylian Mbappe tampil sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 10 gol. Lionel Messi menyusul di posisi kedua dengan delapan gol, sedangkan Jude Bellingham dan Erling Haaland masing-masing mencetak tujuh gol.

Tak hanya menjadi top skor, Mbappe juga mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dalam dua edisi Piala Dunia. Penyerang Prancis itu kini telah mengoleksi 22 gol sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia, melewati rekor sebelumnya yang dipegang Miroslav Klose.

Dari sisi taktik, situasi bola mati kembali menjadi salah satu senjata paling efektif. Sebanyak 54 gol lahir dari skema tersebut, termasuk 16 gol melalui tendangan penalti. Adapun 38 gol lainnya tercipta melalui sepak pojok, tendangan bebas, dan lemparan ke dalam jarak jauh, atau sekitar 17,5 persen dari total gol selama turnamen.

Selain itu, efektivitas tembakan jarak jauh juga meningkat. Sebanyak 43 gol dicetak dari luar kotak penalti, terdiri atas tujuh gol melalui tendangan bebas langsung dan 36 gol dari permainan terbuka.

Anggota FIFA Technical Study Group, Jurgen Klinsmann, menilai tren tersebut dipengaruhi semakin rapatnya organisasi pertahanan setiap tim. "Ketika tidak ada ruang, saat delapan atau sembilan pemain berada di dalam atau di sekitar kotak penalti, maka tembakan jarak jauh menjadi solusi yang ideal," kata Klinsmann.

Umpan silang juga tetap menjadi salah satu jalur serangan paling efektif. Sebanyak 75 gol tercipta melalui bola kiriman dari sisi lapangan, termasuk gol Ferran Torres yang memastikan kemenangan Spanyol pada partai final. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 24 persen dari keseluruhan gol yang tercipta selama turnamen.

Berdasarkan kontribusi klub, pemain Real Madrid menjadi penyumbang gol terbanyak dengan total 22 gol yang dicetak oleh Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Vinicius Junior, dan Arda Guler.

Sementara berdasarkan kompetisi domestik, klub-klub Premier League menjadi penyumbang gol terbanyak dengan total 79 gol atau sekitar 25,6 persen dari keseluruhan gol di Piala Dunia 2026. La Liga berada di posisi kedua dengan 41 gol, diikuti Bundesliga (25 gol), Ligue 1 (23 gol), dan Serie A (22 gol). (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
FIFA: Leandro Paredes Tidak Pernah Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Spanyol Punya Modal Kuat Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Marc Cucurella Siap Tepati Nazar akan Tato Wajah Luis De La Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026
FIFA Umumkan Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026
Messi Buka Suara Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
Mbappe Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Pertahankan Sepatu Emas dan Pecahkan Rekor Gol
komentar
beritaTerbaru