New York (buseronline.com) - Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada partai final yang digelar, Senin dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan La Roja mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Sejak awal pertandingan,
Spanyol tampil dominan dengan menguasai jalannya laga. Lamine Yamal menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Argentina, namun kiper Emiliano Martinez masih mampu melakukan penyelamatan penting.
Memasuki babak kedua, tekanan Spanyol semakin meningkat. Dani Olmo, Nico Williams, hingga Pau Cubarsi silih berganti menciptakan peluang, tetapi Martinez kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan sejumlah kesempatan emas.
Argentina justru mengalami pukulan menjelang berakhirnya waktu normal. Gelandang Enzo Fernandez diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Pau Cubarsi pada masa injury time. Bermain dengan 10 pemain membuat juara bertahan kesulitan mempertahankan keseimbangan permainan.
Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Spanyol pada menit ke-106. Berawal dari umpan Pedro Porro yang diteruskan Nico Williams, Ferran Torres sukses menyambar bola di depan gawang untuk membawa La Roja unggul 1-0. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga laga usai.
Sepanjang pertandingan, Argentina gagal menunjukkan ketajamannya. Tim asuhan Lionel Scaloni bahkan tidak mampu melepaskan satu tembakan selama 90 menit waktu normal. Lionel Messi juga kesulitan mengembangkan permainan dan baru mencatatkan percobaan pertamanya pada menit ke-117 melalui tendangan voli yang membentur wajah Mikel Merino.
Peluang terakhir Argentina datang pada penghujung babak tambahan waktu melalui Giuliano Simeone. Namun, ia gagal memanfaatkan bola liar di depan gawang sehingga harapan membawa pertandingan ke adu penalti pun sirna.
Kemenangan ini mengantarkan
Spanyol meraih gelar
Piala Dunia kedua setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010. Selain itu, La Roja memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 38 pertandingan di semua ajang.
Final
Piala Dunia 2026 juga menghadirkan sejumlah catatan menarik. Argentina menjadi tim pertama sejak pencatatan statistik modern dimulai pada 1966 yang gagal melepaskan satu tembakan selama waktu normal di final
Piala Dunia.
Di sisi lain, Emiliano Martinez tetap mencuri perhatian dengan mencatatkan 11 penyelamatan, rekor terbanyak oleh seorang kiper dalam laga final. Bagi Lionel Messi, kekalahan ini membuat impian meraih gelar
Piala Dunia kedua harus pupus.
Sementara itu, Kylian Mbappe menutup turnamen sebagai peraih Sepatu Emas sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 22 gol, unggul satu gol atas Messi yang mengoleksi 21 gol. (R)
beritaTerkait
komentar