Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
Medan (buseronline.com) Pemerintah Kota Medan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Malaysia di berbagai sektor, mulai dari ek
Ekonomi 35 menit lalu
Surakarta (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan hingga Rabu (4/2/2026) belum ditemukan kasus penyakit akibat paparan virus Nipah (NiV) di wilayahnya.
Meski masih nihil kasus, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), terutama saat mengonsumsi makanan dan buah-buahan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini guna mencegah potensi penularan penyakit zoonosis tersebut.
“Terkait dengan virus Nipah, di Jawa Tengah masih zero. Tapi kita perlu antisipasi dengan pola hidup sehat. Kalau makan buah ya dicuci dulu, kalau mungkin ada gejala ya segera lakukan pemeriksaan,” ujar Luthfi di Surakarta, Rabu.
Menurutnya, Pemprov Jateng telah menyiapkan sistem pengawasan kesehatan hingga tingkat desa melalui program dokter spesialis keliling (Speling). Program ini memungkinkan deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi penyakit menular di masyarakat.
“Jawa Tengah kita punya program Speling sampai di tingkat desa. Saya yakin kita punya penjagaan yang luar biasa,” katanya.
Selain pengawasan internal, dilansir dari laman Humas Jateng, Luthfi juga mengimbau warga yang melakukan perjalanan ke luar negeri maupun beraktivitas lintas wilayah untuk lebih menjaga kondisi kesehatan dan berhati-hati dalam mengonsumsi makanan, khususnya buah yang berpotensi terpapar virus.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Heri Purnomo, menjelaskan virus Nipah ditularkan dari kelelawar buah yang menjadi inang alami. Virus dapat menyebar melalui liur, feses, atau air seni kelelawar yang mencemari buah maupun lingkungan sekitar.
“Manusia atau hewan yang mengonsumsi buah yang terkontaminasi cairan tubuh kelelawar berpotensi tertular,” jelas Heri.
Ia menyebutkan sejumlah gejala infeksi NiV antara lain demam, pusing, dan sakit tenggorokan. Pada beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami sesak napas, batuk, muntah, hingga diare. Namun, sebagian kasus tidak menunjukkan gejala spesifik sehingga kewaspadaan menjadi kunci utama.
Karena itu, masyarakat diimbau membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk mencuci tangan sebelum makan serta membersihkan buah-buahan sebelum dikonsumsi.
“Yang terpenting masyarakat menjaga PHBS. Biasakan hidup bersih dan sehat. Kalau mau makan, cuci tangan dulu. Buah-buahan harus dicuci bersih sebelum dikonsumsi,” imbuhnya.
Heri juga meminta warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi buah yang tergigit kelelawar atau hewan lain.
Upaya pencegahan juga dilakukan di pintu masuk wilayah. Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Arif Haryanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Semarang untuk mengantisipasi potensi masuknya virus dari luar negeri.
Langkah tersebut merujuk pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan terhadap Penyakit Virus Nipah tertanggal 30 Januari 2026.
Di bandara, pemantauan dilakukan menggunakan thermal scanner di area kedatangan internasional guna mendeteksi suhu tubuh penumpang. Saat ini, Bandara Ahmad Yani melayani dua rute internasional, yakni Semarang–Malaysia dan Semarang–Singapura. Penumpang juga diwajibkan mengisi aplikasi All Indonesia.
Petugas akan melakukan observasi lanjutan terhadap penumpang yang terdeteksi demam atau menunjukkan gejala sakit.
“Kami mengimbau penumpang yang merasakan demam atau kurang sehat saat tiba agar segera melapor kepada petugas bandara,” ujarnya melalui pesan singkat.
Sebagai informasi, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang menular dari hewan ke manusia, dengan kelelawar buah sebagai inang alami.
Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, konsumsi makanan terkontaminasi, maupun kontak erat antarmanusia.
Hingga kini belum tersedia vaksin khusus untuk virus Nipah, sehingga pencegahan dan kewaspadaan dini menjadi langkah utama.
Dengan kondisi masih nol kasus, Pemprov Jateng berharap masyarakat tetap disiplin menjaga kesehatan agar wilayah tetap aman dari ancaman penyakit menular tersebut. (R)
Medan (buseronline.com) Pemerintah Kota Medan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Malaysia di berbagai sektor, mulai dari ek
Ekonomi 35 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil menorehkan sejarah dengan menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Olahraga satu jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya keamanan dan kualitas dalam penyelesaian pembanguna
Olahraga 2 jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng melantik 12 pejabat di lingkungan Pemerinta
Regional 11 jam lalu
Magelang (buseronline.com) Kegagalan bukan akhir dari sebuah perjuangan. Prinsip itulah yang dipegang Eikhel Mahardika Ginting, pemuda asa
Hukum & Peristiwa 14 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban tengg
Hukum & Peristiwa 14 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerima kunjungan siswa dan siswi SMK Muhammadiyah Sumpiuh, Jawa Tengah, di
Pendidikan 15 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat sektor pertanian melalui pengembangan budidaya
Ekonomi 16 jam lalu
Depok (buseronline.com) Rumah Sakit Bhayangkara Brimob (RSBB) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Kesehatan 17 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Sebanyak 72 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Jawa Tengah turut meramaikan ajang Inacraft 2026 yang
Ekonomi 18 jam lalu