Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah Indonesia terus mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Tim
Hukum & Peristiwa 5 jam lalu
Surabaya (buseronline.com) - Pemerintah menyiapkan insentif tambahan hingga Rp30 juta per bulan bagi dokter spesialis yang bersedia bertugas di daerah terpencil, sebagai langkah percepatan pemerataan layanan kesehatan nasional.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kebijakan ini mulai diterapkan sejak Januari 2026. Insentif diberikan di luar gaji pokok, jasa pelayanan, dan tunjangan lainnya, sehingga total penghasilan dokter spesialis di daerah terpencil dapat mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulan.
“Dokter spesialis yang mau bekerja di daerah terpencil kita beri tambahan Rp30 juta per bulan,” kata Budi, Kamis.
Kebijakan ini menyasar wilayah yang selama ini mengalami kekurangan dokter spesialis, seperti Nias, Maluku, Papua, serta daerah terpencil lainnya. Selain insentif finansial, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa rumah dinas dan kendaraan dinas, agar tenaga medis lebih nyaman saat bertugas di lokasi yang jauh dari pusat kota.
“Kita tidak hanya kasih uang, tapi juga rumah dan fasilitas supaya mereka nyaman bekerja di daerah,” ujar Menkes.
Dilansir dari laman Kemenkes, Budi menilai distribusi dokter spesialis masih menjadi tantangan serius. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, lulusan dokter spesialis per tahun yang hanya sekitar 2.700 orang dinilai belum mencukupi kebutuhan nasional.
Untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis, pemerintah juga mendorong program fellowship dan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit. Program fellowship ini memungkinkan dokter mendapatkan pendidikan spesialis dalam waktu satu tahun, lebih cepat dibandingkan pendidikan normal yang bisa memakan waktu 4 hingga 8 tahun.
“Kalau menunggu pendidikan normal bisa 4 sampai 8 tahun. Kita percepat melalui fellowship satu tahun,” jelas Budi.
Menkes menegaskan bahwa penempatan dokter spesialis harus dibarengi dengan ketersediaan alat kesehatan agar layanan dapat berjalan optimal.
“Percuma kita kirim dokter spesialis kalau alatnya tidak ada. Jadi alat dan SDM harus jalan bareng,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah terpencil, meningkatkan pemerataan tenaga medis, serta mendukung akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang bermutu di seluruh wilayah Indonesia. (R)
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah Indonesia terus mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Tim
Hukum & Peristiwa 5 jam lalu
Balige (buseronline.com) Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu menghadiri kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 d
Ekonomi 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi menghadiri pembukaan The 12th Indone
Ekonomi 5 jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian Orangutan Tapanuli
Ekonomi 6 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Bandung membuka peluang investasi di berbagai sektor melalui Investor Day 2026 yang dige
Ekonomi 7 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital guna
Hukum & Peristiwa 7 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Bandung mencatat realisasi investasi mencapai Rp6,4 triliun pada semester I 2026.adsens
Ekonomi 8 jam lalu
Ende (buseronline.com) Kepolisian Resor (Polres) Ende memberikan layanan trauma healing kepada anakanak terdampak gempa bumi di wilayah P
Kesehatan 9 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan
Hukum & Peristiwa 10 jam lalu
Bekasi (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendorong Gerakan Pramuka terus berperan aktif membentuk generasi muda yang
Pendidikan 11 jam lalu