Pemkab Taput Lantik 47 Kepala Sekolah, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melaksanakan pelantikan kepala sekolah tingkat TK, SD, dan S
Pendidikan 7 jam lalu
Surabaya (buseronline.com) - Pemerintah menyiapkan insentif tambahan hingga Rp30 juta per bulan bagi dokter spesialis yang bersedia bertugas di daerah terpencil, sebagai langkah percepatan pemerataan layanan kesehatan nasional.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kebijakan ini mulai diterapkan sejak Januari 2026. Insentif diberikan di luar gaji pokok, jasa pelayanan, dan tunjangan lainnya, sehingga total penghasilan dokter spesialis di daerah terpencil dapat mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulan.
“Dokter spesialis yang mau bekerja di daerah terpencil kita beri tambahan Rp30 juta per bulan,” kata Budi, Kamis.
Kebijakan ini menyasar wilayah yang selama ini mengalami kekurangan dokter spesialis, seperti Nias, Maluku, Papua, serta daerah terpencil lainnya. Selain insentif finansial, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa rumah dinas dan kendaraan dinas, agar tenaga medis lebih nyaman saat bertugas di lokasi yang jauh dari pusat kota.
“Kita tidak hanya kasih uang, tapi juga rumah dan fasilitas supaya mereka nyaman bekerja di daerah,” ujar Menkes.
Dilansir dari laman Kemenkes, Budi menilai distribusi dokter spesialis masih menjadi tantangan serius. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, lulusan dokter spesialis per tahun yang hanya sekitar 2.700 orang dinilai belum mencukupi kebutuhan nasional.
Untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis, pemerintah juga mendorong program fellowship dan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit. Program fellowship ini memungkinkan dokter mendapatkan pendidikan spesialis dalam waktu satu tahun, lebih cepat dibandingkan pendidikan normal yang bisa memakan waktu 4 hingga 8 tahun.
“Kalau menunggu pendidikan normal bisa 4 sampai 8 tahun. Kita percepat melalui fellowship satu tahun,” jelas Budi.
Menkes menegaskan bahwa penempatan dokter spesialis harus dibarengi dengan ketersediaan alat kesehatan agar layanan dapat berjalan optimal.
“Percuma kita kirim dokter spesialis kalau alatnya tidak ada. Jadi alat dan SDM harus jalan bareng,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah terpencil, meningkatkan pemerataan tenaga medis, serta mendukung akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang bermutu di seluruh wilayah Indonesia. (R)
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melaksanakan pelantikan kepala sekolah tingkat TK, SD, dan S
Pendidikan 7 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tampil komunikatif dan membumi saat membawakan materi Entrepreneurial Min
Pendidikan 10 jam lalu
Jayapura (buseronline.com) Pemerintah memperkuat upaya penanganan penyakit tuberkulosis (TB) di Tanah Papua melalui berbagai intervensi ya
Kesehatan 10 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui inovasi
Ekonomi 11 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat sinergi dalam upaya meningka
Hukum & Peristiwa 12 jam lalu
Klaten (buseronline.com) Di antara 1.114 jemaah haji asal Kabupaten Klaten tahun 2026, sosok Faliha Nazihah menjadi perhatian.adsenseDil
Pendidikan 12 jam lalu
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa
Ekonomi 13 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan melalui program renovasi sekol
Pendidikan 13 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kesehatan mental kini menjadi bagian penting dalam Sistem Man
Kesehatan 13 jam lalu
Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat meresmikan tiga fasilitas strategis di RSUD Tarutung, Kamis (30/4/202
Kesehatan 13 jam lalu