Kamis, 20 Agustus 2026

RSUD Langsa Pulihkan Layanan Kesehatan Secara Bertahap Pascabanjir

Jumat, 02 Januari 2026 03:16 WIB
RSUD Langsa Pulihkan Layanan Kesehatan Secara Bertahap Pascabanjir
Pasien menjalani layanan hemodialisis di RSUD Langsa setelah unit HD kembali beroperasi secara bertahap pascabanjir.
Langsa (buseronline.com) - Pemulihan layanan kesehatan di RSUD Langsa terus dilakukan secara bertahap pascabanjir yang melanda Kota Langsa dan sekitarnya pada akhir November 2025.

Sejumlah layanan utama telah kembali beroperasi, sementara beberapa layanan lainnya masih dalam proses pemulihan akibat kerusakan fasilitas dan peralatan medis.

Direktur RSUD Langsa Donny Mulizar mengatakan pihaknya memprioritaskan pemulihan layanan kesehatan esensial yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Pemulihan kami fokuskan pada layanan esensial yang tidak dapat ditunda, seperti layanan hemodialisis, sembari melakukan perbaikan pada layanan lain yang terdampak agar pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan optimal,” ujar Donny.

Salah satu layanan yang menjadi prioritas utama pemulihan adalah Hemodialisis (HD). Unit HD sempat terhenti akibat mesin yang terendam banjir, sehingga pasien harus dirujuk ke rumah sakit di Idi, Lhokseumawe, hingga Sumatera Utara.

Setelah dilakukan pembersihan ruangan dan penggantian peralatan yang rusak, layanan hemodialisis kembali beroperasi normal sejak 19 Desember 2025.

Kepala Instalasi Hemodialisis RSUD Langsa, Junaidi menjelaskan percepatan pemulihan unit HD dilakukan karena layanan tersebut bersifat rutin dan tidak dapat ditunda bagi pasien.

“Hemodialisis harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Karena itu, pemulihan unit ini kami percepat agar pasien dapat kembali menjalani terapi secara aman tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” katanya.

Pemulihan layanan hemodialisis tersebut dirasakan langsung oleh pasien. Salah seorang pasien HD RSUD Langsa, Safriyadi (54), mengaku kini telah kembali menjalani terapi secara rutin setelah layanan dibuka kembali.

Sementara itu, RSUD Langsa mencatat belum seluruh layanan kesehatan pulih sepenuhnya. Layanan radiologi hingga kini belum dapat beroperasi optimal akibat kerusakan sejumlah peralatan medis, seperti CT scan, MRI, dan mamografi, yang masih dalam proses perbaikan.

Berdasarkan pemantauan pascabencana, RSUD Langsa tidak mencatat adanya peningkatan signifikan kasus penyakit akibat banjir. Pola kasus yang ditangani masih didominasi penyakit kronis.

Pihak rumah sakit juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit.

Ke depan, RSUD Langsa berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya dalam perbaikan sarana dan prasarana yang terdampak bencana serta penguatan sumber daya manusia, agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat kembali berjalan optimal. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru