Selasa, 21 Juli 2026

Ratas MBG Dipimpin Presiden Prabowo di Istana, Optimisme Capai 82,9 Juta Penerima Manfaat

Kamis, 30 Oktober 2025 13:21 WIB
Ratas MBG Dipimpin Presiden Prabowo di Istana, Optimisme Capai 82,9 Juta Penerima Manfaat
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (29/10/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajaran menteri kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Rapat ini membahas perkembangan pelaksanaan program prioritas nasional sekaligus memonitor capaian dan progres program yang berjalan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan kepada wartawan bahwa dalam ratas tersebut beberapa menteri, Menko, Gubernur BI, dan Kepala OJK diundang untuk berdiskusi terkait bidang masing-masing. Presiden Prabowo ingin mendapatkan laporan langsung mengenai progres setiap program.

“Hari ini beberapa menteri, Menko, Gubernur BI, dan Kepala OJK diundang oleh Pak Presiden untuk berdiskusi terkait dengan bidangnya masing-masing. Pak Presiden ingin memonitor dan langsung juga ingin mendapatkan laporan progres terkait bidang masing-masing,” ujar Dadan Hindayana.

Salah satu yang menjadi perhatian dalam ratas adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan melaporkan, hingga saat ini telah tercatat 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan. Program ini berpotensi melayani 39,5 juta penerima manfaat.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah laporkan ada 13.514 SPPG yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten dan 7.022 kecamatan dan berpotensi melayani 39,5 juta. Insyaallah akhir bulan ini mungkin kita sudah akan melayani 40 juta,” kata Dadan.

Dadan juga menyampaikan bahwa penyerapan anggaran program MBG telah mencapai 50,1 persen atau sekitar Rp35,6 T dari total alokasi anggaran.

“Penyerapan makan bergizi sudah mencapai 35,6 T, sudah mencakup 50,1 persen,” tambahnya.

Menyoal target akhir tahun, Kepala BGN optimistis program MBG dapat mencapai 82,9 juta penerima manfaat. Peningkatan jumlah SPPG baru yang dibuka setiap hari, sekitar 200 unit, diperkirakan bisa melayani 600 ribu penerima manfaat per hari.

“Kita kejar terus target sampai akhir tahun, mudah-mudahan 82,9 juta penerima manfaat bisa kita layani di akhir tahun,” ujar Dadan. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo akan mengapresiasi upaya tersebut, meskipun jika capaian akhir sedikit di bawah target, misalnya 75 juta penerima manfaat, tetap akan diterima.

Rapat terbatas ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional, khususnya terkait pemenuhan gizi bagi masyarakat, dengan pemantauan langsung oleh Presiden Prabowo. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan PT PPA Ditahan
Bupati Garut Ajak Siswa Aktif Berorganisasi dan Kembangkan Potensi Diri
Polri Telusuri Dugaan Penyanderaan Dua WNI di Myanmar, Diduga Jadi Korban Sindikat TPPO
Wagub Sumut Bekali Taruna Akmil dan AAL Nilai Integritas serta Kepemimpinan
RSUD Cabangbungin Terpilih Jadi Rumah Sakit Pengembang Dokumen Klaim Elektronik SATUSEHAT
komentar
beritaTerbaru