Minggu, 18 Oktober 2026

KDM: Peningkatan Kualitas Jadi Fokus Utama Program MBG

Kamis, 02 Oktober 2025 10:14 WIB
KDM: Peningkatan Kualitas Jadi Fokus Utama Program MBG
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan penegasan terkait peningkatan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rapat di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa (30/9/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan. Hal ini disampaikan KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, saat menanggapi wacana pemberhentian sementara pelaksana MBG di Kota Bandung, Selasa.

“Ya, kita fokus saja pada peningkatan kualitas MBG dan kemudian yang diberhentikan kan mereka yang menjadi pelaksana atau SPPG ya istilahnya,” ujar KDM.

Menurut KDM, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diberhentikan adalah mereka yang bekerja tidak sesuai standar.

“Yang paling utama, nanti minggu depan kita bikin MoU, membentuk satgas, dan membuat aturan-aturan yang bisa mengikat semua pihak,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan akan ada mekanisme pengaduan bagi masyarakat atau penerima manfaat MBG.

“Misalnya nanti ada layanan pengaduan. Jadi, pengguna atau penerima manfaat MBG jika makanannya tidak sesuai dengan nilai Rp10.000, bisa memposting di media sosial atau grup WhatsApp pengaduan,” kata KDM.

Dedi Mulyadi menambahkan, laporan pengaduan melalui WhatsApp akan dicek, dianalisis, dan diperiksa oleh auditor. “Ranahnya ada tiga jika terjadi pengurangan: satu administrasi, dua pemberhentian, dan tiga pidana karena itu uang negara yang dikorupsi,” imbuhnya.

Pelaksanaan aturan ini baru akan diberlakukan setelah dilakukan Memorandum of Understanding (MoU), yang dijadwalkan minggu depan.

Selain itu, Pemda Provinsi Jawa Barat mendorong agar dapur MBG tersedia di sekolah-sekolah. “Untuk yang dihentikan, ya dihentikan dulu sampai ada pengganti SPPG yang lebih bermutu,” pungkas KDM.

Program MBG merupakan upaya pemerintah provinsi untuk memastikan seluruh anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan melalui dukungan kesehatan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Rico Waas Apresiasi Konjen Jepang, Dorong Penguatan Kerja Sama Medan dan Ichikawa
Kabut Asap Selimuti Medan, Dinkes Ingatkan Bahaya Gangguan Pernapasan
Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
Wamentan Dorong Percepatan Kerja Sama Investasi Fosfat Indonesia-Aljazair
Kakorlantas Polri Tegaskan Pungli Ditindak Tegas, Personel Terbukti Melanggar Dicopot dari Tugas
Kabut Asap Selimuti Sumut, Pemko Medan Berlakukan PJJ untuk PAUD hingga SMP pada 16-21 Oktober 2026
komentar
beritaTerbaru